YOGYAKARTA – Sebanyak 91 pelajar dan alumni SMA/SMK terpilih se-DIY mulai menjalani penggemblengan intensif dalam Program Inkubasi Wirausaha Kawula Muda 2026 yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM DIY, Rabu (17/6/2026).
Ada pembeda besar dalam program yang memosisikan BHMTC Indonesia sebagai pelaksana teknis ini. Inkubasi tidak dimulai dari strategi pemasaran atau kalkulasi keuntungan, melainkan dari titik nol: merombak pola pikir (mindset) dan menggembleng karakter peserta.
Founder BHMTC Indonesia sekaligus mentor program, Bio Hadikesuma, menjelaskan bahwa fondasi mental jauh lebih penting dalam menghadapi realitas pasar.
Artikel Terkait
“Yang dibangun bukan hanya pengetahuan bisnis, tetapi juga pola pikir, disiplin, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan dunia usaha yang sesungguhnya,” ujarnya.
Direncanakan matang, inkubasi ini akan berlangsung selama enam bulan ke depan. Seluruh peserta akan melewati fase bootcamp, pendampingan personal, hingga sistem evaluasi yang ketat.
Sebagai insentif komitmen mereka, Pemda DIY telah menyiapkan panggung business matching di akhir program. Fase krusial ini akan mempertemukan para wirausaha muda terbaik langsung dengan investor potensial.
Melalui kick-off yang digelar secara hibrida tersebut, Pemda DIY menegaskan misinya: mencetak mentor-mentor ekonomi baru yang berkelanjutan dari kalangan anak muda, bukan sekadar memicu lahirnya pedagang musiman.



















