Bidik Penerbangan Langsung dari China, Jogja Siap Gelar Forum Penerbangan ASEAN-China 2026

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Direktur Angkutan Udara Kemenhub RI, Agustinus Budi Hartono, usai menghadap Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (17/06/2026).(foto: istimewa)

YOGYAKARTA – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersiap menjadi pusat perhatian dunia penerbangan regional. Provinsi ini resmi terpilih menjadi tuan rumah pertemuan bergengsi 17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangement (17th ACWG-RASA). Forum strategis yang membahas konektivitas transportasi udara ini dijadwalkan mulai 7 hingga 9 Juli 2026 mendatang.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Direktur Angkutan Udara Kemenhub RI, Agustinus Budi Hartono, usai menghadap Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (17/06/2026). Pertemuan internasional yang akan berpusat di Hotel De Djokja.

“Pak Gubernur menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini. Jika jadwal memungkinkan, beliau sendiri yang akan membuka acara secara resmi,” ujar Agustinus.

Pertemuan ACWG-RASA merupakan agenda tahunan yang digelar bergantian antara ASEAN dan China. Jika tahun lalu China menjadi tuan rumah, kini giliran Indonesia yang mengambil tongkat estafet. Pilihan pun jatuh ke Yogyakarta dengan misi yang sangat spesifik, optimalisasi infrastruktur.

Agustinus menjelaskan bahwa ajang ini sengaja dibawa ke bumi Mataram untuk mengeksplorasi sekaligus mendongkrak performa penerbangan internasional di Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo.

“Kami ingin meng-explore Bandara YIA supaya penerbangan internasional ke sana semakin ramai. Event ini akan dihadiri sekitar 200 delegasi dari 22 perusahaan transportasi udara terkemuka. Ini peluang besar, siapa tahu ada maskapai yang langsung berminat membuka rute baru,” tambahnya.

General Manager YIA, Muhammad Thamrin, mengungkapkan data menarik bahwa China saat ini menduduki posisi sebagai pasar wisatawan mancanegara (wisman) terbesar ketiga bagi Yogyakarta.

Melalui momentum 17th ACWG-RASA, pihak bandara berharap bisa memikat pasar Negeri Tirai Bambu tersebut lebih dalam. Target utamanya membuka peluang nyata untuk penerbangan langsung (direct flight) dari daratan China (China Mainland) menuju Yogyakarta.

Regional CEO IV PT Angkasa Pura Indonesia, Rahadian D Yogisworo, menyebutkan bahwa panitia telah merancang agenda tiga hari yang padat namun atraktif. Selain mempertemukan maskapai-maskapai dan otoritas bandara, para delegasi juga akan diajak melihat langsung kesiapan fasilitas YIA serta menikmati kekayaan budaya lokal.

“Ada peninjauan langsung infrastruktur di YIA serta cultural visit ke destinasi kelas dunia seperti Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Kita harus maksimalkan opportunity ini untuk mengembangkan YIA dan kawasan sekitarnya,” pungkas Rahadian.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar