VeggieVolution 2026, Mahasiswa Tata Boga UNY Ubah Sayur Jadi Snack Kekinian

Sayoto Ashwan

Mahasiswa UNY sukses mengolar sayuran menjadi snack kekinian. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA – Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil menyulap sayur-sayuran menjadi deretan kuliner modern yang menggugah selera. Makanan olahan ini ditampilkan dalam ajang Culinary Innovation Festival “VeggieVolution 2026” di Auditorium UNY Selasa (16/6/2026).

Sebanyak 96 produk kuliner berbasis sayuran sukses dipamerkan. Festival ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan sebuah gerakan transformasi pangan yang sehat, inovatif, dan berkelanjutan.

Pengunjung dibuat takjub dengan kreativitas para mahasiswa yang mampu melakukan riset dan pengembangan secara matang. Mulai dari formula resep, hitungan nilai gizi, hingga desain kemasan yang siap bersaing di pasar modern.

Ada dua produk yang menarik, Crunchkin karya Wanda Febriana dan Boringa karya Malwa Hanifah.Crunchkin merupakan inovasi mini cookies renyah yang memanfaatkan substitusi puree labu kuning. Camilan ini didesain khusus sebagai alternatif jajan bergizi tinggi untuk anak-anak dan remaja.
Sedangkan Boringa memodifikasi kue tradisional berupa bolu kukus pandan yang disubstitusi dengan daun kelor, menghasilkan perpaduan rasa yang nikmat sekaligus kaya antioksidan.

Dekan Fakultas Teknik UNY, Prof Mutiara Nugraheni, mengapresiasi tinggi atas terselenggaranya festival ini. Menurutnya, VeggieVolution mencerminkan semangat revolusi kuliner masa depan.

“Sebagai institusi pendidikan, kami bertanggung jawab mendorong lahirnya inovasi yang memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan kewirausahaan. Di sini, mahasiswa tidak hanya fokus pada rasa dan tampilan, tapi juga keamanan pangan, nilai gizi, serta potensi komersialisasinya,” tegasnya.

Ketua Departemen Pendidikan Teknik Boga dan Busana FT UNY, Fitri Rahmawati, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari mata kuliah Inovasi Produk Boga. Festival ini hadir sebagai solusi konkret atas masalah rendahnya konsumsi serat di masyarakat.

Ketua Panitia VeggieVolution, M Ghanang Al-Ghifari, menyebutkan bahwa inovasi pangan berbasis nabati (plant-based) kini sudah menjadi tren global. Kesadaran masyarakat yang meningkat terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan membuat produk-produk karya mahasiswa UNY ini memiliki peluang pasar yang sangat besar.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Terima 16 Dokter Muda PIDI Angkatan II 2026, RSUD Wates Siap Tingkatkan Mutu Layanan

KULON PROGO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates menerima 16 peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan II Tahun ...

News

Disdukcapil Berikan Kado Nikah Pasangan Pengantin Baru di Lendah

KULON PROGO – Kolaborasi dan sinergi antarinstansi kini menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan terintegrasi. Hal ...

News

Dongkrak Daya Saing, Disnaker Kulon Progo Gelar Bimtek Pengukuran Produktivitas Perusahaan

KULON PROGO – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kulon Progo membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengukuran Produktivitas Perusahaan Anggaran 2026, Rabu ...

News

Saatnya Peternak Sapi Perah Naik Kelas Lewat Hilirisasi Susu

YOGYAKARTA – Kesejahteraan peternak sapi perah domestik dinilai mustahil melonjak signifikan jika mereka terus-menerus terjebak sebagai penyedia bahan baku mentah. ...

News

Keren! NIlai TKA SD-SMP Tembus 10 Besar Nasional

KULON PROGO – Dunia pendidikan Kabupaten Kulon Progo sedang menuai hasil. Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD dan SMP masuk dalam ...

News

Nasib Lurah Garongan Tunggu Irda Kulon Progo Rampungkan Audit Investigasi

KULON PROGO – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret Lurah Garongan, Ngadiman, memasuki babak krusial. Inspektorat Daerah (Irda) Kulon ...

Tinggalkan komentar