Nasib Lurah Garongan Tunggu Irda Kulon Progo Rampungkan Audit Investigasi

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Salah satu spanduk yang dipasang warga Garongan, Panjatan. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang menyeret Lurah Garongan, Ngadiman, memasuki babak krusial. Inspektorat Daerah (Irda) Kulon Progo menargetkan hasil audit investigasi menyeluruh terhadap kasus ini akan rampung dan dilaporkan kepada Bupati pada Jumat (19/06/2026) mendatang.

Inspektur Irda Kulon Progo, Arif Prastowo, mengungkapkan bahwa proses investigasi kini sudah berada di garis finis. Sebagai langkah pemungkas, tim khusus Irda telah memanggil Lurah Garongan pada Rabu (17/06/2026) untuk menjalani pemeriksaan langsung.

“Hari ini kami memanggil Lurah Garongan untuk dimintai keterangannya,” ujar Arif.

Pemanggilan ini bertujuan untuk mengonfirmasi dan mengklarifikasi seluruh temuan yang telah dikumpulkan oleh tim audit. Mulai dari kesaksian para saksi kunci hingga berbagai bukti pendukung.
Setelah pemeriksaan Lurah rampung, Irda akan bergerak cepat menyusun kesimpulan akhir pada Kamis (18/06/2026) besok.

“Hasilnya akan kami laporkan ke Bupati,” tambah Arif.

Hasil audit ini akan menjadi dasar utama bagi Bupati Kulon Progo dalam mengambil tindakan tegas. Jika terbukti ada pelanggaran berat, opsi penonaktifan Lurah Garongan dari jabatannya sangat mungkin diambil. Rancangan Surat Keputusan (SK) penonaktifan juga sudah disiapkan. Dokumen hasil audit Irda ini juga akan diserahkan ke pihak kepolisian sebagai data pendukung berkas perkara.

Kasatreskrim Polres Kulon Progo, Iptu Subihan Afuan Ardhi, menegaskan bahwa penyidikan kasus dugaan pungli ini berjalan secara simultan. Hingga saat ini, status Ngadiman selaku Lurah Garongan masih sebagai saksi.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi serta meminta keterangan dari saksi ahli. Tak main-main, keseriusan penanganan kasus ini dibuktikan dengan dilaksanakannya gelar perkara di tingkat Polda DIY.

“Besok Kamis (18/06/2026) akan kami sampaikan hasilnya,” pungkas Iptu Subih

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Muscab BPC Gapensi Kulon Progo X, Kolaborasi dan Mutu Harus Ditingkatkan

KULON PROGO – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ...

Ekbis

Konsisten Sejak 2013, HS Surya Group Berangkatkan 156 Karyawan Umrah Gratis

MAGELANG – HS Surya Group kembali memberangkatkan 156 karyawan untuk melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, Senin (3/8/2026). Program ...

Olahraga

461 Atlet Bertanding di Kejurda III NPCI DIY 2026 Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten/kota se-DIY bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) III National Paralympic Committee ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, 359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Jalani MPLS Gratis

KULON PROGO – Langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan dan mencegah anak putus sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. ...

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

Tinggalkan komentar