Mahasiswa UNY Ciptakan Camilan Pencegah Anemia

Sayoto Ashwan

Camilah karya mahasiswa UNY untuk menangkal anemia pada remaja putri. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA – Mahasiswi Prodi Pendidikan Tata Boga FT Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Mau’idhatun Nashuha, menciptakan inovasi cerdas. Ia menyulap Quiche Lorraine, berupa kue pai gurih klasik Prancis menjadi makanan fungsional kaya zat besi yang lezat dan ramah di lidah remaja.

Camilan ini dibuat karena rutinitas minum Tablet Tambah Darah (TTD) kerap dihindari remaja putri karena aroma dan aftertaste besi yang memicu mual. Ditambah lagi, menu sayur di asrama atau sekolah sering kali monoton dan berakhir mubazir.

“Saya terinspirasi mengembangkan makanan yang tinggi zat besi, tapi punya rasa, aroma, dan tekstur yang disukai remaja putri,” ujar alumni SMA MTA Surakarta tersebut, Senin (22/6/2026).

Nashuha memodifikasi resep klasik dengan menyisipkan bahan lokal bergizi tinggi. Kulit Pai (Crust) terbuat dari campuran 120 gram tepung terigu, 100 gram butter, setengah butir telur, dan 30 gram puree wortel untuk warna jingga alami.

Sedangkan untuk isian (Filling) mengombinasikan 100 gram bayam, 25 gram jamur kuping, 35 ml puree wortel, 140 ml susu cair, 87 gram keju, 2 butir telur, serta bumbu pala, lada, garam, dan kaldu.
Duet bayam dan wortel ini menjadi sumber zat besi, vitamin, dan antioksidan yang efektif mencegah anemia. Melalui teknik pemanggangan, aroma langu sayur hilang berganti gurihnya keju dan butter.

Proses pembuatan, adonan kulit dicetak dengan teknik crimping, lalu dipanggang awal pada suhu 175 derajat C selama 15 menit agar tetap renyah. Untuk isisnya dengan menumis bayam dan jamur, lalu mencampurnya dengan adonan susu, telur, sari wortel, dan rempah.

Terahkir dengan menuang isian ke dalam kulit pai, panggang kembali selama 25 menit pada suhu 175 derajat Celsius dan dinginkan hingga siap disajikan.

Inovasi pangan lokal ini sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) Fokus SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 3 (Good Health and Well-being). Quiche Lorraine kaya zat besi ini diharapkan tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga siap diproduksi sebagai alternatif pangan sehat di kantin sekolah, asrama, maupun masyarakat luas.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Mahasiswa UNY Ciptakan Camilan Pencegah Anemia

YOGYAKARTA – Mahasiswi Prodi Pendidikan Tata Boga FT Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Mau’idhatun Nashuha, menciptakan inovasi cerdas. Ia menyulap Quiche ...

Olahraga

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kulon Progo Gelar Turnamen Bulutangkis Internal

KULON PROGO – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kulon Progo punya cara seru untuk menjaga stamina dan kekompakan personelnya. ...

News

Sekolah Lansia Puspasari Kalibawang Resmi Dibuka, Terapkan Kurikulum Hingga S3

KULON PROGO – Sekolah Lansia Puspasari di Pantog Wetan, Banjaroyo, Kapanewon Kalibawang, resmi dibuka, Senin (22/6/2026). Bukan untuk mengejar ijazah ...

Ekbis

Sensus Ekonomi 2026, BPS Terjunkan 637 Petugas untuk Potret Ekonomi Kulon Progo

KULON PROGO – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang berlangsung mulai 15 Juni hingga ...

News

Prof Maman Abdurrahman Wafat, Haedar Nashir: Almarhum Aktif Berjuang Memajukan Islam

YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prof Maman Abdurahman yang merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan ...

Tokoh

Gubernur DIY Sri Sultan: Terapkan Pengawasan Ganda Pengelolaan Keuangan

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda DIY) akan memperketat benteng transparansi anggaran di era digital. Nantinya akan aditerapkan standar pengawasan ganda ...

Tinggalkan komentar