KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengambil langkah berani menjelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) 2027. Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LPTQ di Ruang Sermo, Senin (22/6/2026), Pemkab menegaskan komitmennya untuk menyetop kebiasaan mengambil peserta dari luar daerah dan fokus 100 persen pada talenta asli Kulon Progo.
Asisten Pemerintahan dan Kesra, Jazil Ambar Was’an, menyatakan bahwa tolok ukur kesuksesan bukan lagi sekadar tumpukan medali, melainkan tren positif dari pembinaan kader lokal.
“Kalau dulu mungkin ada kebiasaan mengambil peserta dari luar, sekarang murni mengandalkan potensi asli kita sendiri. Itu kemajuan yang sangat baik,” tegas Jazil.
Artikel Terkait
Pengurus LPTQ Kulon Progo, Ridwan Usman, merumuskan tiga langkah strategis setahun ke depan. Langkah dilakukan dengan mengevakuasi dengan merancang program kerja profesional berbasis data prestasi. Selain itu juga melakukan kaderisasi berkelanjutan dengan menjadikan LPTQ sebagai wadah pencarian bakat lokal yang konsisten.
Terakhir dengan melakukan penguatan lembaga, meningkatkan kapasitas organisasi dari tingkat kabupaten hingga kapanewon (kecamatan).



















