Alumni UMY Jakarta Serukan Perdamaian di Timur Tengah, Rawan Pengaruhi Ekonomi Nasional

Sayoto Ashwan

[addtoany]

KAUMY
KAUMY DK Jakarta menggelar iftar dan berbagi dengan anak-anak yatim. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA – Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) DK Jakarta menyerukan upaya perdamaian di Timur Tengah. Konflik antara Iran dengan Amerika dan Israel tawan menimbulkan krisis kemanusian global termasuk di Indonesia.

Ketua KAUMY DK Jakarta, Wahyu Sandya Yudha Pangestu, mengatakan, konflik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah berpotensi menimbulkan dampak luas, baik dari sisi kemanusiaan maupun ekonomi global. Instabilitas di kawasan tersebut dapat memengaruhi berbagai sektor strategis dunia, mulai dari perdagangan hingga energi, yang pada akhirnya dapat berdampak pada perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia.

“Perdamaian harus dilakukan. Konflik harus diredakan dengan dialog dan pendekatan kemanusiaan ,” katanya saat menggelar Iftar Bareng dan Santunan Anak Yatim di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Menurutnya, perdamaian sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini dikedepankan Muhammadiyah dalam merespons berbagai persoalan global. Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebelumnya juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan, hukum internasional, serta peran aktif masyarakat dunia dalam mendorong terciptanya perdamaian.

Alumni UMY lainnya, Nasrullah menekankan pentingnya memanfaatkan jejaring organisasi alumni sebagai sarana untuk saling mendukung dalam perjalanan karier. DIa menyinggung peran organisasi kemahasiswaan sebagai bagian dari jalur penguatan jaringan sosial.

“Jalur ekstra itu sangat berguna. Pakailah HMI atau PMII, IMM atau yang lain,” katanya.

Hal dengan dikatakan dr Andi Nusawarta, yang menilai penguatan jejaring alumni merupakan salah satu faktor penting yang membuat banyak perguruan tinggi besar mampu menjaga ikatan alumninya.

Rencananya KUMY DK Jakarta akan membangun rumah singgah bagi lulusan UMY dari daerah yang datang ke Jakarta untuk mencari pekerjaan atau melanjutkan studi. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu para alumni yang baru memulai perjalanan karier di ibu kota.

“Selain itu, saya juga sedang mencoba mengkristalkan kolaborasi dan sinergi, salah satunya terkait pengembangan database alumni,” kata Sandya.

Komisaris PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Nasaruddin, juga berharap komunikasi dan kolaborasi antaralumni UMY dapat semakin diperkuat, tidak hanya di tingkat pusat tetapi juga di berbagai daerah. Banyak alumni UMY yang telah berkiprah dan sukses di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Banyak alumni kita juga sukses di tingkat kabupaten dan provinsi. Ke depan diharapkan jejaring ini bisa semakin kuat hingga tingkat nasional,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Muscab BPC Gapensi Kulon Progo X, Kolaborasi dan Mutu Harus Ditingkatkan

KULON PROGO – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ...

Ekbis

Konsisten Sejak 2013, HS Surya Group Berangkatkan 156 Karyawan Umrah Gratis

MAGELANG – HS Surya Group kembali memberangkatkan 156 karyawan untuk melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, Senin (3/8/2026). Program ...

Olahraga

461 Atlet Bertanding di Kejurda III NPCI DIY 2026 Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten/kota se-DIY bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) III National Paralympic Committee ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, 359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Jalani MPLS Gratis

KULON PROGO – Langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan dan mencegah anak putus sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. ...

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

Tinggalkan komentar