KULON PROGO – Polres Kulon progo menggelar apel kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di halaman Mapolres Kulon Progo, Senin (10/8/2026). Apel ini diikuti unsur TNI/Polri, Tagana, BPBD, BMKG hingga tim SAR.
Apel lintas sektor ini dipimpin oleh Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, didampingi Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, dan Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma. Menurut Ambar kesiapsiagaan menghadapi karhutla merupakan tanggung jawab bersama untuk menjamin keamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Keamanan dan kenyamanan terhadap lingkungan tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Ambar.
Artikel Terkait
Sementara Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat mengaku telah menyiagakan sekitar 300 personel terlatih dari tingkat polres hingga polsek. Selain penyiapan fisik dan sarana prasarana, edukasi pencegahan kepada masyarakat juga terus ditingkatkan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan. Percikan api sekecil apa pun bisa memicu kebakaran besar di lahan yang sudah kering,” kata Ridho.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kulon Progo, Setiawan Tri Widada, mencatat sudah ada 17 titik lokasi kebakaran di wilayah Kulon Progo. Semua kejadian sudah berhasil dikendalikan dan tidak sampai meluas.
BPBD Kulon Progo menetapkan status Siaga Darurat Kebakaran dan Kekeringan yang berlaku mulai 27 Juli hingga 30 September 2026.
“Seluruh stakeholder dalam kondisi siaga, bukan hanya untuk mengantisipasi potensi kebakaran, tetapi juga dampak kekeringan akibat kemarau panjang,” ujar Setiawan.



















