APBD Perubahan Kulonprogo 2026 Turun, DPRD Minta Efisiensi Pos Belanja Tak Penting

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menandatangani Perda Lansia dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kulon Progo, Senin (25/8/2025). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo memproyeksikan penurunan target Pendapatan dan Belanja Daerah dalam Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD Tahun Anggaran 2026. Ada berbagai dinamika yang membuat proyeksi pada APBD murni 2026 tidak bisa terealisasi.

“Terjadi penyesuaian pada pendapatan Dana Transfer dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan (Danais) DIY, serta penggunaan saldo anggaran tahun sebelumnya untuk tahun berjalan,” kata Agung pada rapat paripurna perubahan APBD 2026, Jumat (7/8/2026).

Target Pendapatan Daerah diproyeksikan turun sebesar 6,69 persen, dari yang semula Rp 1,566 triliun pada APBD Murni menjadi Rp 1,461 triliun. Alokasi Belanja Daerah juga terkoreksi turun 3,73 persen, dari Rp 1,629 triliun menjadi Rp 1,566 triliun.

“Kebijakan belanja dalam APBD Perubahan 2026 akan difokuskan pada belanja wajib operasional, program prioritas Kepala Daerah, serta program prioritas nasional yang selaras dengan visi Asta Cita, sembari menyelaraskan dengan instruksi efisiensi dari pemerintah pusat,” katanya.

Ketua DPRD Kulon Progo, Aris Syarifuddin, meminta Pemkab tidak menjadikan keterbatasan fiskal sebagai alasan menurunnya kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Pemkab harus berani mengambil langkah efisiensi yang nyata dengan memangkas pos belanja yang seremonial dan kurang mendesak.

“Jangan sampai masyarakat diminta memahami keterbatasan anggaran, sementara belanja yang kurang prioritas seperti kegiatan seremonial, perjalanan dinas, maupun belanja yang manfaatnya kecil bagi masyarakat masih dipertahankan,” tegas Aris.

DPRD Kulon Progo akan melakukan kajian mendalam terhadap rancangan perubahan anggaran ini agar alokasi APBD Perubahan 2026 benar-benar tepat sasaran dan berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Bimtek Jagabaya Kulon Progo, Keterwakilan Peserta Perempuan Jadi Sorotan

KULON PROGO – Sebanyak 87 Jagabaya dari seluruh kalurahan di Kabupaten Kulon Progo mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pamong Kalurahan 2026 ...

Pariwisata

Isi Celah Oleh-Oleh Khas Pantai Mlarangan Asri, Olahan Kelapa Binaan UMBY Ludes dalam 3 Jam

KULON PROGO – Ketiadaan cinderamata khas di kawasan destinasi wisata Pantai Mlarangan Asri, Kulon Progo, membuka peluang pasar baru bagi ...

Pariwisata

Tersisa 2,47 Km, Jalur Strategis Plono–Nglinggo Menuju Borobudur Dikebut

KULON PROGO – Proyek pembangunan jalur wisata dan ekonomi Plono–Nglinggo di Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, masih menyisakan pekerjaan fisik sepanjang ...

News

Akses Pendidikan Bagus, Kulon Progo Bawa Pulang Apresiasi Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

BALI – Kinerja Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam memeratakan fasilitas belajar dan mutu pengajar, diganjar dana apresiasi senilai Rp1,5 miliar. ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Kulon Progo Gandeng UST Salurkan 300 Beasiswa dan Dampingi UMKM

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berkolaborasi dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menyiapkan kuota 300 beasiswa dan program ...

Pariwisata

Festival Arung Progo 2026, Jenggolo Sidoarjo Raih Juara Umum

KULON PROGO – Festival Arung Progo 2026 di Gerbang Samudera Raksa, Kapanewon Kalibawang, resmi ditutup Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, ...

Tinggalkan komentar