Baznas dan Pemkab Kulon Progo Kolaborasi Bantu Rumah Tidak Layak Huni

Sayoto Ashwan

Asda I Jazil Ambar Was.An menyerahkan bantuan bedah rumah )RTLH) kepada warga di Panjatan, Senin (17/11/2025). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Harapan untuk tinggal di rumah yang lebih layak kembali hadir bagi tujuh warga dari berbagai kapanewon di Kulon Progo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo bersama Baznas Kulon Progo menyalurkan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Secara simbolis bantuan ini diserahkan kepada warga di Ngaglik Lor, Pedukuhan VIII, Kalurahan Pleret, Kapanewon Panjatan. Bantuan diserahkan Asisten Administrasi Umum (Asda I) Jazil Ambar Was’an disaksikan perwakilan Baznas.

Carik Kalurahan Pleret, Nur Daryanto mengatakan, bantuan seperti ini hanya dapat berjalan baik ketika masyarakat saling mendukung. Bantuan ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun kepedulian.

“Tanpa gotong royong masyarakat, pembangunan tidak akan berjalan lancar,” ujarnya.

Ada tujuh kepala keluarga yang menerima bantuan masing-masing Rp20 juta untuk memperbaiki rumah. Para penerima Sunaryo (Panjatan), Tri Rafiati (Galur), Murjiyo (Sentolo), Eko Suparjiyanto (Lendah), Muji Riyanto (Nanggulan), Supardi (Girimulyo), dan Mardi Utomo (Samigaluh).

“Kami memastikan proses pembangunan akan dilaporkan dan didokumentasikan hingga selesai,” katanya.

Jazil Ambar Was’an menyebut RTLH masih menjadi perhatian penting Pemkab Kulon Progo. Ia mendorong agar setiap pembangunan mengutamakan asas manfaat dan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.

“Kami mengutamakan rumah yang benar-benar ditempati. Semua faktor, mulai dari kondisi bangunan hingga kesiapan warga dan panitia, harus jelas agar bantuan tepat sasaran,” jelasnya.
Jazil mengajak warga untuk menjaga budaya gotong royong dalam setiap pembangunan, terutama di tengah tantangan sosial dan ekonomi saat ini.

“Selain membangun rumah, kita sedang membangun nilai kebersamaan. Gotong royong ini harus terus dirawat,” tambahnya.

Bantuan RTLH ini bersumber dari dana zakat dan infak yang dihimpun Baznas Kulon Progo dari ASN dan masyarakat, tanpa menggunakan APBD. Harapannya warga dapat segera menempati hunian yang lebih layak, aman, nyaman, dan memadai serta semakin merasa didukung oleh lingkungan sekitar.

Rekomendasi Untuk Anda

Tokoh

Tokoh Pemuda Papua Yops Itlay Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas Jelang Natal

JAYAPURA – Tokoh Pemuda Papua, Yops Itlay mengimbau mahasiswa dan pemuda agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang memecah ...

News

Bandara YIA Salurkan Bantuan Pendidikan, Tanggap Bencana, dan Dukungan Disabilitas

KULON PROGO – PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Yogyakarta (Bandara YIA) menyalurkan tiga program Tanggung Jawab Sosial dan ...

News

Genap 26 Tahun, YAIM Mantapkan Langkah sebagai Lembaga Pendidikan Unggulan

KULON PROGO – Yayasan Amal Insan Mulia (YAIM) Kulon Progo merayakan hari jadinya yang ke-26 di Alun-Alun Wates, Sabtu (29/11/2025). ...

News

Safari Jumat Pemkab Kulon Progo, Sambangi 2 Masjid Perkuat Silaturahmi Warga

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kembali melaksanakan Safari Jumat dengan mendatangi dua masjid secara bersamaan pada Jumat (21/11/2025). ...

Ekbis

Dekranasda Batam Kunjungi Kulon Progo, 13 Pembatik Ikut Pelatihan Membatik

KULON PROGO – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kulon Progo untuk memperkuat industri ...

News

Jembatan Kabanaran Menyala, Anggaran Kulon Progo Terancam Membengkak

KULON PROGO – Pemkab Kulon Progo menghadapi konsekuensi baru usai peresmian Jembatan Kabanaran yang menghubungkan wilayahnya dengan Bantul. Pemerintah daerah ...

Tinggalkan komentar