Bupati Agung Setyawan Janji Beri Ruang bagi Difabel

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Bupati Kulon Progo Agung Setyawan berjanji untuk terus memberikan ruang dan akses bagi difabel. Kaum difabel akan dilibatkan dalam proses perencanaan pembangunan agar akses lebih ramah difabel.

“Tahap perencanaan awal dari lingkup paling dekat kalurahan, kecamatan dan kabupaten, harus dilibatkan. Akses ini jangan semata-mata dimaknai fisik infrastruktur, lebih dari itu dimaknai sebagai akses non fisik,” kata Agung saat menerima kunjungan Direktur Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB), M Joni Yulianto, Jumat (16/5/2025).

Pemkab Kulon Progo juga berupaya menciptakan inklusi sosial, kesetaraan dan pemenuhan hak kelompok sasaran penyandang disabilitas.

Sementara itu, Joni mengatakan, SIGAB adalah organisasi nonpemerintah yang bersifat independen, nirlaba, dan non-partisan. Kegiatan di Kulon Progo diawali dengan program Rintisan Desa Inklusi yang ditandai dengan MoU pada 12 April 2016.

Desa dampingan awal ada 6 Kalurahan di Kapanewon Lendah dengan kemudian bertambah 7 Kapanewon yaitu Kokap, Nanggulan, Wates, Galur, Temon, Pengasih dan Kalibawang.

“Program ini untuk menciptakan inklusi sosial dan pemenuhan hak kelompok sasaran penyandang disabilitas atau difabel, ditandai dengan meningkatnya akses difabel terhadap layanan publik, seperti kependudukan, perlindungan sosial, kesehatan, pendidikan, dan bantuan hukum,” ujarnya.

Kerja sama dengan pemkab diharapkan bisa meningkatkan partisipasi dan akses terhadap difabel untuk memperoleh layanan publik, serta meningkatnya partisipasi difabel dalam pengambilan keputusan dan pembangunan. Guna mewujudkan kalurahan inklusi butuh partisipasi dan akses.

Disabilitas harapannya dapat ikut berpartisipasi dalam ranah pembangunan mulai dari pengambilan kebijakan hingga ikut serta dalam proses pembangunan. Selanjutnya disabilitas harus mendapat akses dari hasil pembangunan itu sendiri.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Bakar Sampah, Kandang Puyuh di Pengasih Hangus Terbakar

KULON PROGO – Sebuah kandang burung puyuh di Padukuhan Kedungtangkil, Kelurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih, terbakar Minggu (6/9/2026). Api berasal dari ...

News

Bimtek Jagabaya Kulon Progo, Keterwakilan Peserta Perempuan Jadi Sorotan

KULON PROGO – Sebanyak 87 Jagabaya dari seluruh kalurahan di Kabupaten Kulon Progo mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pamong Kalurahan 2026 ...

Pariwisata

Isi Celah Oleh-Oleh Khas Pantai Mlarangan Asri, Olahan Kelapa Binaan UMBY Ludes dalam 3 Jam

KULON PROGO – Ketiadaan cinderamata khas di kawasan destinasi wisata Pantai Mlarangan Asri, Kulon Progo, membuka peluang pasar baru bagi ...

Pariwisata

Tersisa 2,47 Km, Jalur Strategis Plono–Nglinggo Menuju Borobudur Dikebut

KULON PROGO – Proyek pembangunan jalur wisata dan ekonomi Plono–Nglinggo di Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, masih menyisakan pekerjaan fisik sepanjang ...

News

Akses Pendidikan Bagus, Kulon Progo Bawa Pulang Apresiasi Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

BALI – Kinerja Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam memeratakan fasilitas belajar dan mutu pengajar, diganjar dana apresiasi senilai Rp1,5 miliar. ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Kulon Progo Gandeng UST Salurkan 300 Beasiswa dan Dampingi UMKM

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berkolaborasi dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menyiapkan kuota 300 beasiswa dan program ...

Tinggalkan komentar