KULON PROGO – Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, meminta dukungan kepada Kementerian Agama terkait rencana pembangunan Masjid Raya Kulon Progo. Pembangunan masjid tersebut direncanakan berlokasi di sisi barat Alun-alun Wates sebagai bagian penting dalam penyempurnaan konsep Catur Gatra Tunggal.
Menurut Bupati Agung Setyawan, Catur Gatra Tunggal merupakan konsep penataan ruang tradisional Jawa yang menempatkan pusat pemerintahan, pasar, alun-alun, dan masjid dalam satu kesatuan yang saling melengkapi. Keberadaan masjid di sisi barat alun-alun diharapkan menjadi simbol keseimbangan antara urusan duniawi dan hubungan spiritual manusia dengan Tuhan.
Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi elemen penting dalam tatanan sosial dan budaya masyarakat.
Artikel Terkait
“Dengan penempatan yang tepat, Masjid Raya Kulon Progo diharapkan mampu memperkuat nilai religius sekaligus memperindah tata ruang kota,” katanya di sela Jalan Kerukunan dan Senam Sehat yang digelar Kemenag Kulon Progo, Minggu (4/1/2026).
Wakil Menteri Agama, Muhammad Syafi’i, menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Masjid Raya Kulon Progo. Ia menilai pembangunan sarana ibadah tersebut sejalan dengan program-program pengembangan fasilitas keagamaan yang dijalankan oleh Kementerian Agama.
“Pembangunan Masjid Raya di sisi barat Alun-alun Wates selaras dengan visi penguatan kehidupan beragama. Kementerian Agama pada prinsipnya mendukung upaya-upaya yang bertujuan meningkatkan kualitas sarana ibadah dan pelayanan keagamaan bagi masyarakat,” kata Muhammad Syafi’i.
Dengan adanya dukungan dari Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap rencana pembangunan Masjid Raya dapat segera terealisasi dan menjadi pusat kegiatan keagamaan serta simbol harmonisasi antara pemerintahan, sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Kulon Progo.



















