Cegah Klitih, Bupati dan Wabup Kulon Progo Turun ke Sekolah Edukasi Pelajar

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjadi inspektur upacara dalam upacara bendera di SMK Maarif Nanggulan, Senin (20/7/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo turun gunung mengunjungi sejumlah sekolah untuk mengedukasi para pelajar agar tidak terlibat dalam kejahatan jalanan (klitih) dan mencegah kenakalan remaja. Para pejabat ini menjadi inspektur upacara dalam upacara di sekolah dan deklarasi bersama mencegah kenakalan di seluruh SMA/SMK se-Kabupaten Kulon Progo.

Aksi serentak ini menjadi langkah konkret Pemkab Kulon Progo dalam menindaklanjuti Instruksi Gubernur DIY Nomor 6512 Tahun 2026 dan SK Gubernur DIY Nomor 185 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satgas Penanganan Kenakalan Anak Usia Sekolah yang Berujung Tindak Pidana.

Sebagai bentuk komitmen penuh pemberantasan aksi klitih, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan turun langsung menjadi Pembina Upacara di SMKN 1 Pengasih. Sementara Wakil Bupati Ambar Purwoko memimpin upacara di SMK Ma’arif 1 Nanggulan.

Bupati Agung Setyawan menegaskan bahwa potensi keterlibatan remaja dalam aksi klitih dan kejahatan jalanan kerap bermula dari pembiaran pelanggaran kecil di rumah maupun sekolah. Perubahan perilaku anak berawal dari pembiaran di lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

“Membiarkan sepeda motor tidak standar, knalpot brong, hingga pembangkangan aturan sekolah adalah cikal bakal pergeseran perilaku negatif yang harus dicegah sejak dini,” tegas Bupati Agung.

Sementara itu, Wakil Bupati Ambar Purwoko mengingatkan pentingnya kolaborasi erat antara orang tua dan sekolah dengan memegang prinsip eling lan waspada untuk membentengi generasi muda.

“Saling menjaga anak-anak adalah kunci. Kolaborasi orang tua dan guru sangat penting agar anak-anak kita terhindar dari klitih, bullying, hingga penyalahgunaan narkoba,” ujar Ambar.

Kabid Kesatuan Bangsa Kesbangpol Kulon Progo, Heri Widada, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Satpol PP dan kepolisian gencar melakukan patroli malam di ruang publik, seperti alun-alun dan terminal. Operasi ini menyasar potensi aksi konvoi pelajar berkonsep klitih maupun keberadaan anak muda yang nongkrong hingga larut malam.

Melalui gerakan pencegahan yang masif dari lingkungan sekolah hingga razia jalanan ini, Pemkab Kulon Progo optimistis dapat menekan angka kriminalitas remaja serta mengembalikan ruang publik yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Kompetisi Bahas dan Sastra Tahun 2026, Bupati: Ajang Pelestarian Seni Budaya

KULON PROGO – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Kulon Progo menggelar penganugerahan penghargaan bagi para pemenang Kompetisi Bahasa dan Sastra ...

News

Cegah Klitih, Bupati dan Wabup Kulon Progo Turun ke Sekolah Edukasi Pelajar

KULON PROGO – Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo turun gunung mengunjungi sejumlah sekolah untuk mengedukasi para pelajar agar tidak ...

News

Pangkas Acara Seremonial, Pemkab Kulon Progo Gelontorkan Dana Hingga Rp1,5 Miliar per Kapanewon

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mengalokasikan anggaran kewilayahan sebesar Rp1,3 miliar hingga Rp1,5 miliar untuk setiap kapanewon. ...

Olahraga

Open Turnamen Bupati Kulon Progo Cup XVI, Ajang Mencari Atlet Muda

KULON PROGO – Sebanyak 140 pecatur dari berbagai kelompok usia ikut memeriahkan kejuaraan Open Turnamen Catur Bupati Kulon Progo Cup ...

News

Kominfo Goes to School, Bekali Siswa Baru Literasi digital

KULON PROGO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kulon Progo meluncurkan program Kominfo Goes to School bertajuk Sehat Digital. ...

Ekbis

Wamen UMKM Helvi Moraza Tinjau PLUT Kulon Progo, Pastikan Dukungan Anggaran

KULON PROGO – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Helvi Moraza, melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung ...

Tinggalkan komentar