Cegah Lakalantas, Satlantas Polres Kulon Progo Revitalisasi Monumen Kecelakaan

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Satlantas Polres Kulon Progo merevitalisasi Monumen Kecelakaan yang ada di Sentolo. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kulon Progo merevitalisasi Monumen Kecelakaan Lalulintas yang terletak di tepi jalan nasional Jogja-Wates, tepatnya di Kalimenur, Sentolo, Kulon Progo. Monumen ini diharapkan bisa menjadi pengingat bagi pengguna kendaraan untuk tertib berlalu lintas untuk mencegah kecelakaan.

Kasatlantas Polres Kulon Progo, AKP Priya Tri Handaya mengatakan, monumen ini sebelumnya hanya memasang Kijang biru yang ringsek dengan peringatan yang ada di bawahnya. Monumen ini berupa bangkai mobil yang menjadi saksi bisu kecelakaan maut yang mengakibatkan empat pegawai Badan Nasional Tenaga Nuklir (BATAN) meninggal.

Data Integrated Road Safety Management System, di Kulonprogo pada 2024 terjadi 873 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan jumlah korban meninggal 78 jiwa, luka berat 2 orang, luka ringan 1.469 orang serta kerugian materi Rp825 miliar.

Kecelakaan yang terbanyak melibatkan kendaraan roda dua dengan jumlah 1.229. Atas dasar itu kemudian dilakukan revitalisasi dengan menambah dua motor yang juga ringsek dalam kecelakaan yang berbeda.

“Kedua motor itu diserahkan kepada keluarga korban dan selanjutnya kami pajang di monumen dengan pesan pentingnya kesadaran berlalu lintas,” katanya pada peresmian revitalisasi Monumen Kecelakaan, Senin (10/2/2025).

Monumen ini diharapkan bisa mengajak seluruh pengguna jalan untuk terti berlalu lintas dan menjaga ketertiban dan menghargai pengguna jalan lain. Kecelakaan kerap terjadi yang diawali dari pelanggaran rambu-rambu.

“Tertib berlalu lintas merupakan cerminan budaya bangsa, stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” katanya.

Saat ini Polres Kulon Progo sedang menggelar Operasi Keselamatan Progo 2025 mulai 10-23 Februaru 2025. Operasi ini untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas dengan mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum.

“Operasi Keselamatan Progo 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025,” kata Kapolres Kulon Progo, AKBP Wilson Bugner F Pasaribu.

Selama ini kasus pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah DIY cukup tinggi. Data Ditlantas Polda DIY tahun 2024, tercatat 204.754 pelanggaran lalu lintas, terdiri atas 87.093 tilang dan 117.661 teguran. Selain itu, terjadi 7.176 kecelakaan lalu lintas dengan 438 korban meninggal dunia.

“Tingginya angka ini menjadi perhatian serius bagi kepolisian untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Bimtek Jagabaya Kulon Progo, Keterwakilan Peserta Perempuan Jadi Sorotan

KULON PROGO – Sebanyak 87 Jagabaya dari seluruh kalurahan di Kabupaten Kulon Progo mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pamong Kalurahan 2026 ...

Pariwisata

Isi Celah Oleh-Oleh Khas Pantai Mlarangan Asri, Olahan Kelapa Binaan UMBY Ludes dalam 3 Jam

KULON PROGO – Ketiadaan cinderamata khas di kawasan destinasi wisata Pantai Mlarangan Asri, Kulon Progo, membuka peluang pasar baru bagi ...

Pariwisata

Tersisa 2,47 Km, Jalur Strategis Plono–Nglinggo Menuju Borobudur Dikebut

KULON PROGO – Proyek pembangunan jalur wisata dan ekonomi Plono–Nglinggo di Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, masih menyisakan pekerjaan fisik sepanjang ...

News

Akses Pendidikan Bagus, Kulon Progo Bawa Pulang Apresiasi Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

BALI – Kinerja Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam memeratakan fasilitas belajar dan mutu pengajar, diganjar dana apresiasi senilai Rp1,5 miliar. ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Kulon Progo Gandeng UST Salurkan 300 Beasiswa dan Dampingi UMKM

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berkolaborasi dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menyiapkan kuota 300 beasiswa dan program ...

Pariwisata

Festival Arung Progo 2026, Jenggolo Sidoarjo Raih Juara Umum

KULON PROGO – Festival Arung Progo 2026 di Gerbang Samudera Raksa, Kapanewon Kalibawang, resmi ditutup Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, ...

Tinggalkan komentar