KULON PROGO – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kulon Progo untuk memperkuat industri batik melalui pertukaran pengalaman langsung dengan para pengrajin. Selama 12 hari ini peserta menjalani pelatihan di Sembung Batik, Gulurejo, Lendah mulai Jumat (28/11/2025).
Perwakilan Sembung Batik, Zainal Arifin, mengapresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai perhatian Dekranasda Batam terhadap pengembangan batik menjadi dorongan bagi pengrajin lokal.
“Semoga pembatik Batam semakin maju setelah belajar detail batik di sini,” ujarnya.
Artikel Terkait
Ketua Dekranasda Batam, Erlita Amsakar Ahmad mengaku datang membawa 13 pembatik yang akan mengikuti pelatihan intensif. Mereka berkomitmen untuk memajukan Batik Batam.
“Kami datang dengan penuh semangat. Semoga rombongan dari Batam dapat berlatih dengan sungguh-sungguh agar Batik Batam semakin lebih baik,” tuturnya.
Erlita juga menyinggung inovasi Batam melalui motif Batik Jembatan Barelang. Dia berharap pelatihan di Kulon Progo dapat memperkaya kreativitas para pembatik.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kulon Progo, Nuraini Mufida, menyebut kunjungan ini memiliki nilai strategis dalam membangun sinergitas antardaerah. Pertukaran gagasan dan teknik lanjutan sangat penting untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya batik.
“Kegiatan ini menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, membangun sinergi, serta memperkuat jejaring pembatik,” ujarnya.


















