Guru Kulon Progo Luncurkan Buku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Bedah buku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di TBK, Tabu (8/4/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Syawalan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kulon Progo di Taman Budaya Kulon Progo, diwarnai dengan peluncuran buku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Rabu (8/4/2026). Buku ini disusun enam guru andalan dari beberapa jenjang pendidikan.

Buku ini bukan sekadar karya literasi biasa, melainkan sebuah panduan karakter yang merajut standar nasional dengan kearifan lokal (unggah-ungguh) khas Kulon Progo.

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko mengapresiasi terhadap inisiatif para pendidik ini. Ia memandang buku ini sebagai fondasi penting bagi peradaban masa depan.

“Melalui pemikiran dan ide panjenengan untuk mencerdaskan generasi bangsa, insyaallah, itu adalah cara kita untuk memotong mata rantai kemiskinan,” kata Ambar.

Menurutnya, buku ini adalah panduan utuh kehidupan anak mulai dari bangun tidur hingga kembali terlelap, yang sarat akan nilai adab, subasita, dan unggah-ungguh.

Kepala Dinas Pendidikan Kulon Progo, Nur Wahyudi mengatakan, buku ini merupakan buah dari kebijakan konkret melalui Peraturan Bupati No. 265/A 2025 tentang kurasi bahan ajar bermuatan lokal.

“Program nasional tentang tujuh kebiasaan baik ini ibarat kompas, namun kita butuh peta yang kontekstual. Di sinilah letak keunggulannya: mempertemukan spirit nasional dengan Falsafah Binangun yang merawat harmoni antara manusia, alam, dan budaya,” papar Nur Wahyudi.

Buku ini tidak hanya menjadi pajangan di rak perpustakaan, tetapi harus benar-benar diimplementasikan dalam perilaku harian siswa di sekolah maupun di rumah.

Buku ini diproyeksikan menjadi bahan ajar nasional berciri khas lokal ini lahir dari kolaborasi enam pendidik di Kulon Progo. Mereka adalah Bety Mahara Setyawati,(Kepala SMPN 3 Sentolo); Dewi Megandari (Guru SMPN 1 Wates); Muhammad Arifien Zuhri (Pendamping Satuan Pendidikan SD); Endang Rahmawati (Kepala SDN Ngargosari); Kasiyem (Guru PAI SDN Gunung Agung); Endang Sulistyawati. (Guru SDN Niten)

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar