Jembatan Kabanaran Menyala, Anggaran Kulon Progo Terancam Membengkak

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jembatan Kabanaran yang menghubungkan Kulon Progo dan Bantul, Rabu (19/11/2025). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pemkab Kulon Progo menghadapi konsekuensi baru usai peresmian Jembatan Kabanaran yang menghubungkan wilayahnya dengan Bantul. Pemerintah daerah harus menanggung biaya sarpras jembatan, termasuk lampu dengan potensi tagihan yang sangat besar.

Sekretaris Daerah Kulon Progo, Triyono, mengatakan Pemkab memiliki kewajiban menanggung biaya lampu penerangan di Jembatan Kabanaran.

“Kewajibannya dilimpahkan ke kami, sebab 80 persen bagian dari Jembatan Kabanaran masuk ke wilayah Kulon Progo,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).

Triyono memperkirakan tagihan listrik untuk lampu jembatan bisa mencapai ratusan juta rupiah per bulan. Besarnya kebutuhan anggaran itu membuat Pemkab harus melakukan kajian mendalam, termasuk kemungkinan penambahan alokasi pada APBD Perubahan 2026.

“Kami kaji apakah harus ada penambahan alokasi di APBD Perubahan 2026 untuk mengakomodasi Jembatan Kabanaran,” katanya.

Kepala UPT Pengelola Penerangan Jalan Umum Dinas Perhubungan Kulon Progo, Maike Rusma Sari, menjelaskan Pemkab bertanggung jawab atas lampu jalur pedestrian, lampu Gapura Gunungan, dan lampu taman di jembatan. Pembayaran tagihan listrik seluruh lampu tersebut akan mulai dibebankan kepada Pemkab pada 2026 melalui APBD.

“Besaran persisnya belum bisa diketahui karena pembayarannya baru mulai tahun depan,” jelas Maike.

Sementara itu, lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) masih ditangani Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) DIY dan tidak memunculkan tagihan listrik karena menggunakan tenaga surya. Meski demikian, Pemkab Kulon Progo tetap harus menghadapi tantangan efisiensi anggaran di tengah tambahan beban perawatan jembatan.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Muscab BPC Gapensi Kulon Progo X, Kolaborasi dan Mutu Harus Ditingkatkan

KULON PROGO – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ...

Ekbis

Konsisten Sejak 2013, HS Surya Group Berangkatkan 156 Karyawan Umrah Gratis

MAGELANG – HS Surya Group kembali memberangkatkan 156 karyawan untuk melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, Senin (3/8/2026). Program ...

Olahraga

461 Atlet Bertanding di Kejurda III NPCI DIY 2026 Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten/kota se-DIY bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) III National Paralympic Committee ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, 359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Jalani MPLS Gratis

KULON PROGO – Langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan dan mencegah anak putus sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. ...

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

Tinggalkan komentar