KULON PROGO – Jembatan penghubung dua kapanewon yang berada di perbatasan Banguncipto, Sentolo dengan Donomulyo, Nanggulan amblas dan tidak bisa dilewati. Kondisi jembatan di atas Sungai Papah ini sudah tua yang diperparah dengan hujan deras yang kerap mengguyur kawasan ini.
Jembatan ini rusak pada bagian ujung bangunan. Langkah cepat pengamanan area telah dilakukan BPBD untuk mencegah adanya korban atau kecelakaan di lokasi tersebut.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumaham Pemukiman untuk segera melakukan pembangunan jembatan darurat atau jembatan sementara. Eksekusi harus segera dilakukan agar tidak semakin melebar.
Artikel Terkait
“Jembatan darurat harus segera dibangun agar bisa dilalui kendaraan karena akan asegera memasuki masa panen padi,” kata Agung saat meninjau jembatan, Senin (12/1/2026).
Agung mengatakan, selain faktor usia, banyak ditemukan sampah yang menyangkut di fondasi jembatan. Untuk itulah warga harus ikut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan di sungai.
Salah satu warga Donomerto, Nanggulan, Mahtias mengaku, terputusnya jembatan ini membuat akses warga terbatas. Warga harus memutar beberapa kilometer.
“Masyarakat juga saling gotong royong membangun jembatan darurat dari batang kayu untuk akses warga pejalan kaki,” katanya.



















