Khidmat, Doa Bersama dan Haul Bung Karno ke-55 di DPC PDIP Kulon Progo

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Rektor IKIP PGRI Wates Joyo SUmpono mengisi refleksi pada Peringatan Bulan Bung Karno di DPC PDIP Kulon Progo, Sabtu (22/6/2026). (Foto: S Ashwan)

KULON PROGO – Doa Bersama dan haul Bung Karno ke-55 diperingati Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kulonprogo dengan khidmat. Ratusan kader PDIP hadir dalam giatan yang dipusatkan di halaman Panti Marhaen Kulonprogo, Sabtu (21/6/2025).

Doa bersama ini mengundang lima tokoh agama, Islam, Kristen, Katholik, Budha dan Hindu. Dalam rangkaian ini juga ada festival kuliner tradisional. Setiap PAC membawa makanan tradisional yang ada dalam buku Mustika Rasa karya Megawati Soekarnoputri. Acara dipungkasi dengan refleksi oleh Rektor IKIP PGRI Wates yang juga kader PDIP Joyo Sumpuno.

“Hari ini kami melaksanakan doa bersama dan haul Bung Karno ke-55,” kata Wakil Ketua DPC PDIP Aris Syarifuddin.

Menurutnya, bulan Juni sangatlah istimewa yang dikenal dengan Bulan Bung Karno. Pada tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari Lahir Pancasila yang merupakan buah pemikiran Presiden Soekarno yang akrab disapa Bung Karno. Presiden pertama Indonesia ini juga lahir di bulan Juni tepatnya pada 6 Juni dan wafat pada 21 Juni.

“Bulan Bung Karno ini wajib kita peringati setiap bulan Juni,” kata Aris yang menjabat Ketua DPRD Kulonprogo ini.

Sebelumnya, DPC PDIP Kulonprogo telah menggelar peringatan Hari Lahir Pancasila dengan melaksanakan upacara bendera. Kegiatan ini dirangkai dengan launching perpustakaan digital yang menyimpan koleksi buku-buku Bung Karno.

“Perpustakaan ini diapresiasi DPP PDIP karena satu-satunya yang melakukan inovasi untuk mencerdaskan kader,” katanya.

DPC PDIP Kulonprogo juga akan menggelar pertandingan sepakbola. Ada beberapa klub sepak bola di Kulonprogo hasil pembinaan kader-kader PDIP yang akan bertanding.

“Kita harus menjalankan ajaran-ajaran Bung Karno, menjadi seorang nasional, berdikari dalam ekonomi dan berbudaya,” kata Aris.

Sementara itu, Rektor IKIP PGRI Wates Joyo Sumpono mengatakan, Bung Karno merupakan sosok intelektual. Buah pemikirannya sangat relevan dengan kondisi dan perkembangan zaman.

“Bung Karno adalah sosok yang berjiwa nasionalis, mencintai rakyat dan bangsa,” katanya.

Pada awalnya Bung Karno terjun ke dunia politik dengan mendirikan PNI untuk melawan penjajahan. Soekarno bahkan ditangkap Belanda dan diasingkan. Dalam pengasingan ini Soekarno masih mampu menggerakkan massa.

“Konsep pemikiran Soekarno juga relevan dengan anak muda. Dia berjiwa nasional yang bukan hanya berjuang untuk kemerdekaan namun juga menjaga keutuhan bangsa,” katanya.

Sementara itu dalam festival kuliner ini, setiap DPC membawa makanan tradional, seperti jadah tempe, gethuk, apem, hingga emet dan combro. Selain itu juga ada growol dan pentho, wajik, cemplon, sengkolon, geblek dan tempe hingga cucur dan moto kebo.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Aturan Desil BPS: Jangan Sampai Anak Bangsa Putus Kuliah

KULON PROGO – Komisi X DPR RI mendesak pemerintah segera mengevaluasi skema pendesilan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai syarat mutlak ...

Ekbis

Inovasi Mahasiswa UGM Ciptakan ‘Intoco’, Mesin Pengolah Cokelat Canggih Penyelamat UMKM Kulonprogo

KULONPROGO – Langkah nyata akademisi dalam mendukung UMKM lokal kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui Program Kreativitas ...

News

Ratusan Kambing Ras Kaligesing Terbaik se-Indonesia Meriahkan Piala Raja #1 di Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 300 peternak dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Kontes Ternak Kambing Ras Kaligesing Tingkat Nasional Piala ...

News

Jadi Pembina Upacara Bendera di SMPN 2 Galur, Wabup Motivasi Siswa Rajin Belajar

KULON PROGO – Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menekankan pentingnya pembentukan karakter, etika, dan integritas bagi para pelajar sejak ...

Ekbis

Luncurkan PRAMANA, Kulon Progo Siap Benahi Data Kemiskinan

KULON PROGO = Pemerintah Kabupaten Kulon Progo meluncurkan inovasi sistematis bernama PRAMANA (PRiksa lan pilah datA warga Miskin kAnthi NyatA) ...

News

Menoreh Art Festival dan Peluncuran Logo Resmi Warnai Kick Off Hari Jadi ke-75 Kulon Progo

KULON PROGO – Lautan manusia memadati Alun-Alun Wates pada Sabtu (12/9/2026) malam, saat Kick Off pembukaan rangkaian peringatan Hari Jadi ...

Tinggalkan komentar