KULON PROGO – Rahmat Winarto (69) wrga Pleret, Panjatan yang rumahnya terbakar menerima bantuan dari Pemkab Kulon Progo dan Baznas. Diduga api berasal dari korsleting listrik.
Bantuan ini diserahkan Bupati Kulon Progo Agung Setyawan didampingi BPBD dan Bagian Kesra dan Baznas. Bantuan yang disalurkan berasal dari Baznas Kulon Progo, yang dananya dihimpun dari zakat serta infak para Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk pamong kalurahan.
Bantuan yang diberikan juga berasal dari Dinas Sosial, berupa bantuan logistik dan paket sembako untuk kebutuhan pangan keluarga korban. sedangkan BPBD Kulon Progo menyalurkan bantuan peralatan darurat dan material yang dibutuhkan pascabencana.
Artikel Terkait
“Bantuan ini dari Baznas Kulon Progo yang dihimpun dari zakat ASN dan para pamong,” kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan masyarakat Kulon Progo untuk rutin mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing. KHususnya kabel-kabel yang sudah tua, guna meminimalisir risiko kebakaran serupa.
“Pastikan sudah sesuai dengan daya yang diperlukam dari setiap alat elektronik, karena korsleting bisa terjadi sebab salah pemilihan kabel,” kata Agung.
Sementara itu, Rahmat Winarto mengatakan, musibah kebakaran terjadi saat dia sedang menonton televisi. Api tiba-tiba muncul dari arah dapur dan dengan cepat membesar.
“Mbah putri yang di dapur dan mendengar suara pletek-pletek ternyata api sudah besar,” katanya.
Rahmat kemudian meminta tolong dan banyak warga berdatangan untuk membantu memadamkam api. Api akhirnya padam setelah petugas pemadam kebakaran datang.



















