KPU Kulon Progo Gandeng Kemenag Susun Kurikulum Terintegrasi

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Ketua KPU Kulon Progo Budi Priyana dan Kepala HM Wahib Jamil menunjukkan surat perjanjian kerja sama yang baru saja ditandatangi di KPU Kulon progo, Rabu (29/7/2027). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kulon Progo menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo untuk memperkuat sinergi di bidang pendidikan demokrasi. Dari kerja sama ini nantinya akan disusun kurikulum pendidikan pemilih yang terintegrasi langsung dengan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Ketua KPU Kulon Progo, Budi Priyana mengatakan, kolaborasi kedua institusi ini sebenarnya telah terjalin selama beberapa tahun. Kerja sama yang dilaksanakan mencakup pendataan pemilih berkelanjutan bagi siswa Madrasah Aliyah (MA) dan calon pemilih yang menikah melalui Kantor Urusan Agama (KUA), hingga edukasi pemilih pada Masa Taaruf Murid Madrasah (Matamuda).

“Melalui kerja sama ini kami berencana menyusun kurikulum pendidikan pemilih yang terintegrasi langsung dengan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan,” katanya disela penandatangan kerja sama di Kantor KPU Kulon Progo, Rabu (29/7/2026). Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Kepala Kankemenag Kulon Progo, HM Wahib Jamil, dan Ketua KPU Kulon Progo, Budi Priyana.

Kepala Kemenag Kulon Progo, HM Wahib Jamil, menegaskan pentingnya penyusunan kurikulum yang menanamkan nilai-nilai demokrasi substantif, bukan sekadar politik praktis. Ia berharap pendidikan demokrasi tidak hanya disisipkan secara formalitas, melainkan masuk ke dalam esensi pembelajaran.

“Saya berharap konsep kurikulum yang disiapkan bisa terintegrasi dengan landasan yang kuat. Tidak hanya sekadar menempel, tetapi harus mendalam. Merambah ke semua mata pelajaran dengan memuat nilai-nilai demokrasi universal seperti keadilan, kejujuran, dan musyawarah,” tegas Wahib Jamil.

Pembelajaran demokrasi bagi para siswa madrasah harus memadukan teori dan praktik agar mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini harus disosialisasikan lebih luas melalui lembaga keagamaan dan masjid.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

News

KPU Kulon Progo Gandeng Kemenag Susun Kurikulum Terintegrasi

KULON PROGO – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kulon Progo menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo untuk memperkuat sinergi ...

News

DLH Kulon Progo dan Bapas Yogyakarta Sepakat Tangani ABH dengan Sanksi Sosial Berbasis Lingkungan

KULON PROGO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulon Progo resmi menjalin kerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I ...

News

DPC PKB Kulon Progo Gelar Tasyakuran Harlah ke-28, Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Rakyat

KULON PROGO – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kulon Progo menggelar acara tasyakuran dan potong tumpeng ...

News

Incar Kemenangan Pemilu 2029, PAN Kulon Progo Milik 850 Relawan yang Siap Mengawal TPS

KULON PROGO – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kulon Progo secara memanaskan mesin politiknya lebih awal untuk menyambut sukses Pemilu ...

Tinggalkan komentar