KULON PROGO – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kulonprogo dalam beberapa pekan ini menyebabkan tanah longsor. Longsoran tanah mengancam banagunan SD N Kokap yang memaksa siswa belajar di bawah tenda darurat.
Kepala SD Kokap Surokhim mengatakan, longsoran ini awalnya diketahui pada akhir tahun lalu. Hujan deras yang mengguyur telah mengakibatkan pergerakan tanah. Semakin ke sini, rekahan tanah semakin lebar.
“Ini sudah sejak akhir Desember lalu, dan semakin mengkhawatirkan di awal Januari ini,” katanya.
Rekahan tanah ini menggerus bangunan UKS dan ruang kepala sekolah dan guru. Kejadian ini sudah dilaporkan ke BPBD Kulonprogo untuk penanganan lebih lanjut.
BPBD sudah mengecek dan mendirikan tenda darurat untuk pembelajaran kelas V. Sedangkan siswa kelas VI menempati ruangan kelas V dan ruang guru.
“Harapan kami bisa segera ada penanganan agar siswa lebih nyaman lagi belajar,” katanya.
Salah satu siswa, Ramadania mengaku terpaksa belajar di tenda karena ada rekahan tanah yang bisa memicu longsor. Meski kondisinya darurat namun dia tetap belajar.
Artikel Terkait
“Lebih enak belajarnya di kelas. Semoga segera diperbaiki,” katanya.



















