Menteri Perumahan Kawasan Permukiman Maruarat Sirait Puji Capaian Program Bedah Rumah di DIY

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bertemu dengan Wagub Pakualam X di kompleks Kepatihan Yogyakarta, Sbatu (5/6/2026). (foto: istimewa)

YOGYAKARTA – Program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) di DIY meroket. Jika tahun lali hanya 105 unit, tahun ini menyentuh 2.856 unit.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengapresiasi capaian program ini. Hal ini membuktikan ada campur tangan pemerintah daerah (DIY) dalam pengembangan daerah.

“Ini (pencapaian) paling tinggi hari ini. Terima kasih Pak Gubernur dukungannya,” ungkap Maruarar di Kompleks Kepatihan, Sabtu (5/6/2026).

Menurutnya daya magis Jogja tidak hanya ada pada angka bedah rumah. DIY juga dinobatkan sebagai wilayah dengan capaian tertinggi dalam pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Total nilai KUR Perumahan di DIY menyentuh angka Rp332 miliar yang mengalir kepada 966 penerima manfaat. Aliran dana segar ini menggerakkan roda ekonomi lokal dari dua sisi ekosistem perumahan:

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, angka permohonan bedah rumah hingga lebih dari 2.000 unit ini menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda akan hunian yang layak sudah tidak bisa ditunda lagi.

“Ya itu permintaan publik ya. Saya kira mayoritas itu anak-anak muda. Yang tadinya hanya 100 sekian, sekarang permohonan itu menjadi 2.000 sekian,” ujar Sri Sultan.

Pertemuan strategis di Kepatihan tersebut sejatinya menjadi wadah bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memetakan tantangan masa depan. Meski pemaparan dari pusat masih bersifat makro karena keterbatasan waktu, isu-isu krusial mulai dari pembangunan, perumahan layak, hingga akurasi data statistik terbukti berhasil diidentifikasi dengan baik demi kesejahteraan warga Jogja ke depan.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

News

KPU Kulon Progo Gandeng Kemenag Susun Kurikulum Terintegrasi

KULON PROGO – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kulon Progo menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo untuk memperkuat sinergi ...

News

DLH Kulon Progo dan Bapas Yogyakarta Sepakat Tangani ABH dengan Sanksi Sosial Berbasis Lingkungan

KULON PROGO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulon Progo resmi menjalin kerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I ...

News

DPC PKB Kulon Progo Gelar Tasyakuran Harlah ke-28, Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Rakyat

KULON PROGO – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kulon Progo menggelar acara tasyakuran dan potong tumpeng ...

News

Incar Kemenangan Pemilu 2029, PAN Kulon Progo Milik 850 Relawan yang Siap Mengawal TPS

KULON PROGO – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kulon Progo secara memanaskan mesin politiknya lebih awal untuk menyambut sukses Pemilu ...

Tinggalkan komentar