Peringatan Hakordia 2025, Tanamkan Kejujuran pada Siswa untuk Cegah Korupsi

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Pelajar SMP di Kulon Progo diajak untuk ikut memerangi korupsi dengan mengajarkan bertindak jujur. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menggelar peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 dengan menggandeng anak-anak SMP. Mereka menanamkan nilai kejujuran dan integritas sejak dini sebagai benteng utama melawan perilaku koruptif.

Peringatan dengan tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi” dan digelar di Ruang Adikarto, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Rabu (17/12/2025). Peringatakan ini melibatkan pelajar SMP yang tergabung dalam pengurus OSIS dari berbagai sekolah di Kulon Progo.

Inspektur Daerah Kabupaten Kulon Progo, Arif Prastowo, mengatakan, pengurus OSIS dipilih karena memiliki peran strategis sebagai teladan dan penggerak di lingkungan sekolah. Mereka bisa bercerita, memberi contoh, bahkan memengaruhi teman-temannya tentang bagaimana mencegah perilaku korupsi sejak dini.

“Untuk menanamkan pemahaman yang lebih membumi, peringatan Hakordia 2025 dikemas melalui metode permainan interaktif. Pelajar diajak berdiskusi, beradu argumen, hingga menyampaikan kritik dalam simulasi sederhana yang menggambarkan situasi sehari-hari terkait kejujuran dan perilaku curang,” kata Arif.

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mendorong para pelajar untuk memulai gerakan anti korupsi dari hal-hal sederhana. Salah satunya dengan menanamkan kejujuran dalam keseharian.
“Kejujuran itu fondasi. Mulailah dari hal kecil, seperti tidak mencontek dan tidak mengambil yang bukan haknya,” kata Ambar.

Ambar mengatakan, tindakan mencontek di sekolah merupakan bentuk awal perilaku tidak jujur. Jika dibiarkan, dapat berkembang menjadi tindakan korupsi di masa depan.

“Nek ora jatahe dewe, ojo dijupuk barange wong liyo. Itu kunci dari segalanya,” tambahnya.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, mengajak para pelajar memahami akar terjadinya korupsi, yang lahir dari karakter pelaku dan adanya kesempatan. Perilaku curang menjadi salah satu bentuk korupsi.

“Kalau sejak muda terbiasa jujur, kelak ketika memegang amanah apa pun, kalian akan kuat menjaga integritas,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

My Esti Wijayati Kunjungi Sekolah Rakyat Kulon Progo, Beri Catatan dan Apresiasi

KULON PROGO – Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi I (SRT) Kulonprogo pada Jumat (31/7/2026) tampak ...

Ekbis

Muscab BPC Gapensi Kulon Progo X, Kolaborasi dan Mutu Harus Ditingkatkan

KULON PROGO – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ...

Ekbis

Konsisten Sejak 2013, HS Surya Group Berangkatkan 156 Karyawan Umrah Gratis

MAGELANG – HS Surya Group kembali memberangkatkan 156 karyawan untuk melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, Senin (3/8/2026). Program ...

Olahraga

461 Atlet Bertanding di Kejurda III NPCI DIY 2026 Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten/kota se-DIY bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) III National Paralympic Committee ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, 359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Jalani MPLS Gratis

KULON PROGO – Langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan dan mencegah anak putus sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. ...

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

Tinggalkan komentar