Peringati Harlah ke-28, DPC PKB Kulon Progo Lepas Tukik dan Tanam Bibit Cemara Laut

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Jajaran Pengurus DPC PKB Kulon Progo melepas tukik di Pantai Trisik, Galur. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Memeringati Hari Lahir (Harlah) ke-28, DPC PKB Kabupaten Kulon Progo menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman bibit pohon cemara laut dan pelepasan tukik di kawasan Pantai Trisik, Kapanewon Galur, Selasa (21/7). Mengusung tema “Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi”, PKB berkomitmen untuk menjaga ekosistem pesisir di tengah petumbuhan ekonomi.

Ketua DPC PKB Kulon Progo Hifni M Nasikh mengatakan, pembangunan nasional tidak boleh hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi. Namun wajib berjalan selaras dengan perlindungan ekosistem pesisir.

Kawasan pesisir selatan Kulon Progo menghadapi tantangan nyata berupa ancaman abrasi dan gelombang tinggi. Penanaman cemara laut diproyeksikan untuk membangun benteng vegetasi alami yang tangguh guna menahan laju erosi pantai sekaligus memperluas ruang terbuka hijau.

Sementara itu, pelepasan puluhan tukik ke habitat aslinya menjadi langkah konkret untuk mendukung keberlangsungan populasi penyu yang kian terancam, sekaligus menjaga keseimbangan mata rantai ekosistem laut.

“Pembangunan tetap harus memperhasikan kelestarian lingkungan dan ekosistem tetap terjaga,” katanya.

Hifni yang duduk di DPRD DIY menambahkan, harlah kali ini sengaja dirancang lepas dari kesan seremonial belaka. Politik pengabdian tidak hanya diperjuangkan melalui ruang-ruang kebijakan di gedung parlemen. Namun harus diwujudkan secara langsung melalui aksi nyata yang dampaknya dapat dirasakan oleh alam dan masyarakat sekitar.

“Amanat ekonomi konstitusi pada hakikatnya menuntut pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana demi menjamin kesejahteraan generasi hari ini dan masa depan,” katanya

Aksi penanaman pohon dan pelepasan tukik di Pantai Trisik berlangsung semarak dan penuh kehangatan. Kegiatan ini melibatkan jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi PKB DPRD Kulon Progo, pengurus PAC, badan otonom, kader muda, hingga warga dan komunitas pengelola pesisir setempat.

Dengan semangat gotong royong, seluruh elemen bahu-membahu menancapkan bibit pohon dan mengantar tukik kembali ke Samudra Hindia. Melalui momentum bersejarah ini, PKB Kulon Progo berharap dapat membakar semangat kesadaran publik untuk bersama-sama merawat keanekaragaman hayati demi mewujudkan Indonesia yang lebih hijau, lestari, dan berkelanjutan.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar