KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menutup tahun 2025 dengan capaian pembangunan fisik yang cukup bagus. Kinerja fisik ini tertinggi dibanding empat kabupaten/kota lain di DIY.
“Capaian kinerja fisik kita berada di angka 99,83 persen dengan gap 0,17 persen. Ini merupakan capaian fisik tertinggi di antara Kabupaten/Kota se-DIY,” kata Kepala Badan Perencanaan pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kulon Progo, Aris Nugroho pada Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan (Rakordal) Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 di Aula Adikarta, Jumat (30/1/2026).
Kabupaten Kulon Progo juga berhasil menekan angka kemiskinan dengan tren penurunan tertinggi di DIY. Capaiannya 4,53 daru target 14,12 -15,12. Sedangkan untuk realisasi keuangan, Kulon Progo menempati posisi ketiga di DIY dengan capaian 92,83 persen (gap 7,17 persen), bersaing ketat dengan Kabupaten Sleman.
Artikel Terkait
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan mengingatkan kepada ASN agar tidak berpuas diri, terutama berkaitan dengan isu/permasalahan kemiskinan. Tantangan kemiskinan Kulon Progo masih yang tertinggi di DIY.
“Tidak perlu malu, yang terpenting adalah bagaimana kita menjawab harapan masyarakat melalui kinerja nyata,” tegas Agung.



















