14 OPD di Kulon Progo Komitment Jalankan Transaksi Keuangan Digital

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Kepala DPUPKP Kulon Progo Didik Wijanarko menandatangani pakta integritas Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) disaksikan Pj Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi di FRC UGM, Selasa (11/12/2024). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo terus melakukan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Sebanyak 14 organisasi perangkat daerah (OPD) telah menandatangni pakta intergritas elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) untuk meningkatkan aspek tata kelola dan potensi pendapatan.

Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kulon Progo Taufik Amrullah mengatakan Kulon Progo menduduki peringkat ETPD ke-20 dari 416 kabupaten se-Indonesia dengan capaian indeks 98,3 persen dengan level digital. Penilaian kinerja TP2DD diukur dari Aspek Proses sebesar 30 persen, Aspek Output 40 persen dan Aspek Outcome sebesar 30 persen.

“Tahun 2023 Kabupaten Kulon Progo mendapatkan peringkat ke 20 dari 416 Kabupaten di Indonesia,” kata Taufik, pada High Level Meeting (HLM) & Capacity Building pada,di Field Research Center (FRC) UGM, Wates, Selasa (10/12/202).

Menurutnya, ETPD untuk meningkatkan aspek tata kelola keuangan dan meningkatkan potensi pendapatan daerah dengan mendorong transaksi keuangan secara digital, inovasi produk, dan saluran distribusi. Selain itu juga untuk meningkatkan akuntabilitas, transparan dan terstruktur untuk mencegah tindak pidana korupsi. Hal ini seiring dnegan ditetapkanya Kulon Progo sebagai Kabupaten Percontohan Anti Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami mengimbau seluruh OPD konsisten lakukan ETPD secara digital khususnya melalui QRIS meskipun belum sepenuhnya melaui kanal tersebut,” katanya.

Penerimaan dari retribusi daerah sampai 31 Oktober, 97,99 persen dilakukan secara nontunai. Mayoritas dengan kanal semi digital melalui internet/mobile/sms banking 85,34 persen, digital nonQRIS 0,13 persen, QRIS 1,91 persen.

“Sedangkan penerimaan melalui kanal tunai hanya sebesar 2,01 persen,” ujar Taufik.

Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia KPBI DIY, Cicilia Melly Andita menyampaikan, BI terus mendorong seluruh sektor pelayanan termasuk pemerintah daerah untuk dapat melakukan transaksi secara digital.

“Selain mudah, akuntabilitasnya lebih terjaga, bisa mendukung pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Penjabat Bupati Kulon Progo Srie Nurkyatsiwi mengatakan, Elektronifikasi keuangan dan digitalisasi, ini menjadi sesuatu yang harus dilakukan bersama. Digitalisasi harus menjadi bagian dari budaya masyarakat.

“Mohon komitmen kita semua untuk menyukseskan TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) kabupaten Kulon Progo,” ujarnya.

Adapun 14 OPD yang menandatangani pakta integritas ETPD, Dinkes, Dinpar, Disbud, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dishub, Dinas Kelautan dan Perikanan, DLH, DPUPKP, Dinas Pertanian dan Pangan, RSUD NAS, RSUD WATES, dan Setda Kulon Progo. Disdikpora sudah 100 persen meraih pendapatan secara digital pada penerimaan retribusi pemanfaatan aset daerah GOR Cangkring dan Stadion Cangkring.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Muscab BPC Gapensi Kulon Progo X, Kolaborasi dan Mutu Harus Ditingkatkan

KULON PROGO – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ...

Ekbis

Konsisten Sejak 2013, HS Surya Group Berangkatkan 156 Karyawan Umrah Gratis

MAGELANG – HS Surya Group kembali memberangkatkan 156 karyawan untuk melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, Senin (3/8/2026). Program ...

Olahraga

461 Atlet Bertanding di Kejurda III NPCI DIY 2026 Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten/kota se-DIY bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) III National Paralympic Committee ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, 359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Jalani MPLS Gratis

KULON PROGO – Langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan dan mencegah anak putus sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. ...

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

Tinggalkan komentar