KULON PROGO – Sebanyak 140 pecatur dari berbagai kelompok usia ikut memeriahkan kejuaraan Open Turnamen Catur Bupati Kulon Progo Cup XVI tahun 2026 di Balai Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Minggu (19/7/2026). Kejuaraan ini untuk menjaring atlet muda yang bisa berkiprah di kancah nasional.
Kejuaraan ini merupakan even rutin tahunan yang dibagi dalam tiga kelompok, yakni tingkat SD diikuti 33 peserta, SMP 20 peserta dan kategori open atau umum diikuti 87 peserta. Peserta berasal dari berbagai kabupaten/kota di DIY dan Jawa Tengah.
“Ini sesuatu yang membanggakan karena dari tahun ke tahun pesertanya semakin bertambah. Jelajahnya juga makin luas, ada dari Kulon Progo, DIY, Jateng, hingga Jatim,” ujar Bupati Kulon Progo Agung Setyawan disela pembukaan turnamen.
Artikel Terkait
Bupati menegaskan bahwa latihan intensif para atlet tidak akan maksimal tanpa adanya wadah kompetisi resmi. Turnamen berkala seperti bupati cup ini dinilai menjadi elemen vital dalam menjaring serta mengasah bakat-bakat muda agar siap naik kelas ke tingkat profesional.
Kehadiran para pecatur papan atas yang bergelar Master Nasional (MN) dan FIDE Master (FM) dari luar daerah menjadi daya tarik utama sekaligus ajang pembelajaran bagi atlet lokal.
Wakil Ketua Umum III KONI Kulon Progo, Anung Marganto, menyebut kompetisi ini sebagai momentum berharga, terlebih di tengah absennya Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) catur tahun ini.
“Hari ini menjadi momen berharga bagi atlet Kulon Progo untuk belajar langsung dengan master-master nasional. Ini oase penting untuk menjaga iklim kompetisi catur di Kulon Progo tetap bergairah menuju Porda mendatang,” jelas Anung.
Ketua Umum Pengkab Percasi Kulon Progo, Ariadi mengatakan open turnamen ini merupakan langkah strategis hasil koordinasi dengan KONI Kulon Progo. Tercatat ada 6 Master Nasional dan 1 FIDE Master asal Pacitan yang ikut bertarung di meja catur.
“Harapan kami, persaingan ini menginspirasi adik-adik kita di tingkat SD, SMP, maupun atlet lokal untuk terus berlatih. Semoga kelak muncul Master Nasional hingga FIDE Master baru dari Kulon Progo,” kata Ariadi.



















