Daya Beli Turun, PHRI Kulon Progo Harus Berinovasi di Usia ke-8

Sayoto Ashwan

Ketua BPC PHRI Kulon Progo Sumantoyo pada peringatan HUT ke-8 PHRI Kulon Progo di Dewata Hotel, Temon, Kamis (8/1/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengingatkan kepada pelaku usaha pariwisata untuk leih inovatif dan tidak tergantung libur nasional. Daya beli masyarakat yang menurun, menjadi tantangan yang harus disikapi pelaku usaha perhotelan dan restoran di Kulon Progo.

“Penurunan daya beli secara nasional. Dampaknya terasa langsung ke sektor pariwisata,” kata Agung pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kulon Progo, di Hotel Dewata, Palihan, Temon, Kamis (8/1/2026).

Menurut bupati, capaian kunjungan wisata DIY tahun 2025 belum memenuhi target. Jumlah kunjungan hanya sekitar 6,9 juta wisatawan dari target 9 juta orang.

Agung mengatakan, memasuki usia ke-8 menjadi fase kematangan bagi PHRI Kulon Progo untuk memperkuat strategi usaha.

“Tambah umur, harus tambah pengalaman, dan mudah-mudahan juga tambah penghasilan karena strategi yang semakin matang,” ujarnya.

Bupati mendorong PHRI untuk menciptakan kegiatan dan daya tarik baru yang terintegrasi dengan destinasi wisata lokal. Pariwisata harus diramaikan dengan kegiatan yang punya nilai tambah dan bisa menjadi ikon Kulon Progo.

Ketua BPC PHRI Kulon Progo Raden Sumantoyo mengatakan, PHRI berkomitmen meningkatkan kerja sama lintas sektor demi mendongkrak kunjungan wisata, termasuk wisatawan mancanegara, guna meningkatkan okupansi hotel.

Selama ini Pemkab Kulon Progo telah menginisiasi kegiatan sport tourism, seperti kejuaraan voli pantai nasional.

“Pantai Glagah sudah punya laguna, tinggal sedikit restorasi untuk dijadikan pusat sport tourism,” katanya

PHRI berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata terus diperkuat agar pembangunan pariwisata Kulon Progo berjalan berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

RSUD Wates Kembangkan Teknologi Minimal Invasif

KULON PROGO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates mengembangkan teknologi kinimal invasif untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien. Teknologi ini ...

News

Ulang Tahun, Bupati Agung Setyawan Santuni Anak Yatim Piatu

KULON PROGO – Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan merayakan ulang tahun ke-56, dengan mengundang anak-anak yatim piatu di rumah dinas ...

News

Serahkan LHP Kinerja dan Kepatuhan, BPK Dukung Penuntasan Kasus TBC di Kulon Progo

YOGYAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan DIY telah memeriksa kinerja Pemkab Kulon Progo dalam menuntaskan kasus TBC. Pemeriksaan menyangkut ...

News

Polsek Panjatan Mediasi ABG yang akan Tawuran di Garongan

KULON PROGO – Jajaran Polsek Panjatan memediasi penyelesaian kasus yang memicu rencana aksi tawuran yang melibatkan sejumlah pelajar SMP dan ...

News

Keren, Mahasiswa KKN UNY di Tirtorahayu Ubah Sampah Sabut Kelapa Jadi Pot Bunga Cantik

KULON PROGO – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang melaksanakan kuliah kerja nyata di Padukuhan Potrowangsan, Tirtorahayu, Galur, Kulon Progo ...

News

BPSDM Komdigi Bekali Masyarakat Hadapi Ancaman Siber

YOGYAKARTA – Upaya meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap ancaman siber terus dilakukan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM ...

Tinggalkan komentar