Kunjungi Desa Wisata Segajih, Wamenpar Dorong Pariwisata yang Beri Pengalaman

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Wamenpar Ni Luh Puspa menggoreskan canting untuk membatik saat mengunjungi Desa Wisata Segajih, Kokap, Minggu (18/1/2026). (Foto: istimewa)

KULON PROGO – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengunjungi Desa Wisata Segajih, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, Kulon Progo, Minggu (18/1/2026). Wamenpar sangat terkesan dengan alam, budaya dan keseharian masyarakat di Segajih.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung potensi pariwisata berbasis pengalaman yang kini semakin diminati wisatawan. Di Segajih, wisata tidak hanya soal menikmati pemandangan, tetapi juga menyelami aktivitas warga dan kearifan lokal yang tumbuh secara alami.

Begitu tiba, Wamenpar disambut pertunjukan Tari Incling, kesenian khas Hargotirto yang sarat nilai tradisi. Bersama Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko, jajaran Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, serta Badan Otorita Borobudur (BOB), Wamenpar kemudian meninjau proses pembuatan gula semut di Nawang Jaya, mengunjungi homestay milik warga bernama Jumiran, hingga melihat langsung praktik membatik yang dilanjutkan dengan melukis bersama anak-anak sekitar Segajih.

Kehangatan interaksi dengan warga dan anak-anak inilah yang menurut Wamenpar menjadi kekuatan utama Desa Wisata Segajih. Ia mengaku terkesan dengan suasana desa yang menenangkan, namun tetap memberi pengalaman belajar yang mendalam bagi wisatawan.

“Kami datang ke Desa Wisata Segajih untuk melihat dan merasakan langsung potensi wisata berbasis alam dan edukasi. Di sini wisatawan tidak hanya healing karena udaranya sejuk, tapi juga bisa menyentuh rasa, jiwa, dan keseharian masyarakat. Pengalaman seperti inilah yang membuat orang ingin kembali,” ujar Ni Luh Puspa.

Menurutnya, pada 2026 pengembangan desa wisata tetap menjadi salah satu program prioritas Kementerian Pariwisata. Namun, arah kebijakan kini lebih menekankan kualitas dibanding sekadar jumlah.

“Desa wisata tetap prioritas. Tapi kita ingin yang berkembang bukan hanya kuantitasnya, melainkan kualitas pengalaman yang ditawarkan,” katanya.

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengatakan, sinergi pusat dan daerah menjadi kunci untuk mengangkat potensi alam dan budaya Kulon Progo agar semakin dikenal luas.

“Kulon Progo punya kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Seperti yang disampaikan Bu Wamen, wisatanya alami dan berbasis budaya,” kata Ambar.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman, mengungkapkan, terdapat 29 desa wisata di Kulon Progo, dan baru sekitar 8 hingga 10 desa yang masuk kategori mandiri atau menengah ke atas. Desa wisata yang banyak dikunungi wisatawan ini Desa Wisata Segajih, Tinalah, Widosari, dan Nglinggo.

“Kendala utama biasanya ada di promosi dan kegigihan pengelola,”katanya.

Desa Wisata Segajih yang telah memiliki pasar tetap, terutama dari kunjungan rombongan pelajar. Sekali datang bisa sampai 250 siswa dari sekolah-sekolah besar.

Dinas Pariwisata Kulon Progo tengah menyiapkan program open trip sebagai percontohan, serta pengembangan website khusus desa wisata. Harapannya, pariwisata tidak lagi sekadar pekerjaan sampingan, tetapi dapat menjadi profesi utama yang memberi penghidupan layak bagi masyarakat desa.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar