KULON PROGO – Sebanyak 630 peserta mengikuti Kejuaraan Karate antar Pelajar se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), TEKP CUP 2026 di GOR Cangkring, Wates, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu cara menjaring atlet muda guna menghadapi PORDA 2027 mendatang.
Mengusung tema “Satu Gerak, Satu Jiwa, Satu Kemenangan”, ajang ini menjadi panggung kembalinya kompetisi karate offline berskala regional setelah pandemi Covid-19.
“Kami hanya targetkan 350 peserta tetapi peserta membludak hingga 630, dengan rincian 364 atlet putri dan 266 atlet putra,” katanya.
Artikel Terkait
TEKP CUP diinisiasi sejak 2018. Bukan sekadar ajang meraih medali, melainkan sarana pembinaan mental dan karakter anak bangsa sejak dini.
Kejuaraan ini dibuka Bupati Kulon Progo Agung Setyawan. Agung berpesan agar para atlet selalu mengasah kemampuan dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Bertandinglah secara jujur. Jadikan ini ajang untuk menakar kemampuan demi mencapai prestasi yang terbaik,” imbuhnya.
Wakil Ketua I KONI Kulon Progo, M Zuharsono Ashari, menyebut TEKP CUP 2026 sebagai ajang pemanasan. Hal ini berkaitan dengan status Kulon Progo yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY pada tahun 2027 mendatang.
“Bapak Bupati menargetkan kita tidak lagi sekadar lima besar, tapi harus masuk tiga besar di PORDA 2027. Karena itu, persiapan harus dimulai dari sekarang, baik secara fisik, teknik, nutrisi dan dukungan orang tua,” tegas Suharsono.



















