Yayasan Amal Insan Mulia, Bekali Santri dengan Hafalan Al Quran

Sayoto Ashwan

Sejumlah santri di bawah Yayasan Amal Insan Mulia mengikuti tasyakuran dan Khotmil Al Quran di Taman Budaya KUlon Progo, Sabtu (7/2/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Sebanyak 163 santri dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMP di bawah Yayasan Amal Insan Mulia telah menjadi penghafal Al Quran dengan berbagai capaian. Bahkan ada yang sudah hafal 11 juz.

Para santri ini selanjutnya mengikuti Khotmil Qur’an, di Taman Budaya Kulon Progo, Sabtu (7/2/2026). Mereka merupakan siswa TKIT Ibnu Mas’úd, TKIT Insan Mulia, SDIT Ibnu Mas’úd, MI Ibnu Mas’ud, SMPIT Ibnu Mas’ud

“Tahun ini ada 163 santri. Capaian tertinggi diraih salah satu siswa jenjang SMP IT dengan hafalan mencapai 11,5 juz dalam kurun waktu satu tahun. Ini prestasi luar biasa,” ujar Ketua Pembina Yayasan Amal Insan Mulia, Wakidi.

Menurutnya, keberhasilan para santri dalam menghafal Al-Quran dilakukan melalui sistem pembelajaran yang terstruktur di Yayasan Amal Insan Mulia. Pihak yayasan sangat serius dalam mengawal mutu pendidikan Al-Quran.

“Kami menekankan bahwa Al-Quran menjiwai setiap aktivitas. Perhatian kami sangat besar, didukung guru-guru Quran yang cukup banyak serta konsultan ahli yang mengawal langsung kualitas pembelajaran agar anak-anak bersemangat dan terjaga hafalannya,” ujarnya.

Wakidi berharap Al-Quran ini benar-benar menjiwai kehidupan anak sehari-hari. Tidak hanya dibaca dan dihafal, anak-anak juga perli dilandasi akhlak Al-Quran kedepannya.

“Mereka harus menjadi generasi yang berakhlakul karimah,” ucap Wakidi.

Ketua Pengurus Yayasan Amal Insan Mulia, Sri Wahyuni mengatakan, Yayasan Amal Insan Mulia hadir dengan identitas kuat sebagai lembaga pendidikan yang mengunggulkan Al-Qur’an dan pengembangan potensi individu secara spesifik. Sekolah tidak hanya berfokus pada aspek akademis semata, tetapi juga pada minat dan bakat.

“Kami tidak hanya menampilkan sisi akademis, tetapi juga menggali potensi apa yang ada pada anak,” katanya.

Dengan pendekatan yang humanis dan religius, Yayasan Amal Insan Mulia berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan memiliki keterampilan hidup yang mumpuni.

Staf Ahli Bupati Kulon Progo, Triyanto Raharjo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo senantiasa mendukung upaya-upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Pembangunan manusia tidak hanya diukur dari aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya.

“Kami berharap Yayasan Amal Insan Mulia dapat terus berkembang, berinovasi, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Adapun dalam kegiatan ini diumumkan sejumlah siswa yang berhasil meraih predikat terbaik dalam kategori Tilawah dan Tahfidz berikut, Tilawah Terbaik yakni Akifa Azzayna Hidayah dari TKIT Insan Mulia Juz 3; Tilawah Terbaik yakni Arisha Kirana Nafisha TKIT Ibnu Mas’ud Juz 2; Tahfidz Terbaik yakni Azalia Mecca Gunawan SDIT Ibnu Mas’ud 6,5 Juz; Tahfidz Terbaik Nasywa Khalila Gustiamira MI Ibnu Mas’ud 10 Juz; Tahfidz Terbaik ‘Aninnuha Iftinani SMPIT Ibnu Mas’ud 11,5 Juz

Rekomendasi Untuk Anda

News

Dua Motor Tabrakan di Lendah, Pengendara Lansia Tewas

KULON PROGO — Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Brosot – Toyan, tepatnya di simpang tiga ...

News

Mesin Giling Lupa Dimatikan, Gudang Pakan Ternak di Galur Ludes Dilalap Api

KULON PROGO – Sebuah kelalaian dalam operasional mesin produksi berujung kerugian besar bagi PB (55), seorang warga Padukuhan Jeronan, Kalurahan ...

Olahraga

FPTI Kulon Progo Dikukuhkan, Desak Perbaikan Venue Menuju PORDA 2027

KULON PROGO – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Wardaya, resmi melantik kepengurusan baru FPTI ...

Tokoh

Dosen UMY Sabtanti Harimurti: Kosmetik Gunakan Pewarna Industri Bisa Memicu Kanker Hati

YOGYAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil membongkar peredaran 11 produk kosmetik berbahaya yang menggunakan pewarna merah K10 ...

Pariwisata

BPC PHRI Kulon Progo Bekali Pengusaha Kuliner Ciptakan Menu Berbahan Pangan Lokal

KULON PROGO – Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kulon Progo menggandeng Unilever Food Solutions (UFS) ...

News

Imigrasi Catat Ada 14 Pengungsi Mandiri di DIY dan Jawa Tengah

YOGYAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Jateng-DIY memperketat pengawasan terhadap 14 pengungsi asing yang menetap di wilayah tersebut. ...

Tinggalkan komentar