Kulon Progo Siap Jadi Tuan Rumah Porda DIY XVIII 2027

Sayoto Ashwan

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan berfoto dengan pengurus KONI DIY dan KONI Kulon Progo. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Kabupaten Kulon Progo siap menjadi tuan rumah penyelenggaran Pekan Olahraga Daerah (PORD) DIY XVIII yang akan dilaksanakan pada 2027 mendatang. Sejumlah fasilitas stadion dan tempat tanding akan dibangun, bersamaan dengan renovasi gedung yang memang sudah mulai rusak.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan mengapresiasi inisiatif KONI DIY yang telah datang untuk memastikan kesiapan Kulon Progo sebagai tuan rumah PORDA 2027. Kulon Progo tidak akan memasksakan diri secara berlebihan, namun siap memberikan yang terbaik.

“Kami sudah ada persiapan-persiapan, seperti pembenahan GOR Wates, GOR Cangkring dan Stadion Cangkring,” kata Agung saat menerima audiensi pengurus KONI DIY terkait kesiapan Porda 2027, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, pembangunan ini bukan dipaksakan, namun karena memang sudah waktunya direhabilitasi. Rehabilitasi dilaksanakan berdasarkan existing dan kemampuan yang ada, dan tidak mengada-ada.

Agung mengatakan, memang ada opsi berbagi venue dengan daerah lain. Namun Kulon Progo bisa lebih senang semuanya bisa dilaksanakan di Kulon Progo, termasuk menyewa fasilitas UNY.

“Bagi kami, bisa menyambut saudara-saudara dari daerah lain di rumah sendiri adalah sebuah kebanggaan dan kebahagiaan yang luar biasa,” katanya

Wakil Ketua I KONI DIY, Nolik Maryono mengatakan kedatangan mereka untuk persiapan pembahasan yang harus diselesaikan 18 bulan sebelum pelaksanaan. Apalagi bagi KONI DIY ada banyak agenda yang harus disiapkan mulai kualifikasi PON 2028, POMNas, POPNAS, hingga Porwanas.

“Kami butuh penyesuaian sejak dini agar program tidak tumpang tindih,” jelas Nolik.

Nolik membawa pesan khusus dari Ketua Umum KONI DIY, KGPAA Paku Alam X, agar Kulon Progo tidak perlu memaksakan diri membangun venue baru yang menelan biaya besar jika memang belum tersedia.

“Timbang dinggo mbangun lebih baik anggarannya dialokasikan untuk pembinaan atlet dan pelatih. Jika venue di Kulon Progo belum ada, Kita bisa berbagi dengan daerah lain seperti Bantul, Sleman, atau Kota Yogyakarta,” tambah Nolik.

Ketua KONI DIY, Rumpis Agus Sudarko, memaparkan kesuksesan PORDA 2027 akan dibangun di atas pondasi kolaborasi. Pembagian tanggung jawab telah dipetakan secara detail.

“Untuk urusan kesehatan, atlet akan kita wajibkan ikut BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Dua Motor Tabrakan di Lendah, Pengendara Lansia Tewas

KULON PROGO — Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Brosot – Toyan, tepatnya di simpang tiga ...

News

Mesin Giling Lupa Dimatikan, Gudang Pakan Ternak di Galur Ludes Dilalap Api

KULON PROGO – Sebuah kelalaian dalam operasional mesin produksi berujung kerugian besar bagi PB (55), seorang warga Padukuhan Jeronan, Kalurahan ...

Olahraga

FPTI Kulon Progo Dikukuhkan, Desak Perbaikan Venue Menuju PORDA 2027

KULON PROGO – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Wardaya, resmi melantik kepengurusan baru FPTI ...

Tokoh

Dosen UMY Sabtanti Harimurti: Kosmetik Gunakan Pewarna Industri Bisa Memicu Kanker Hati

YOGYAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil membongkar peredaran 11 produk kosmetik berbahaya yang menggunakan pewarna merah K10 ...

Pariwisata

BPC PHRI Kulon Progo Bekali Pengusaha Kuliner Ciptakan Menu Berbahan Pangan Lokal

KULON PROGO – Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kulon Progo menggandeng Unilever Food Solutions (UFS) ...

News

Imigrasi Catat Ada 14 Pengungsi Mandiri di DIY dan Jawa Tengah

YOGYAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Jateng-DIY memperketat pengawasan terhadap 14 pengungsi asing yang menetap di wilayah tersebut. ...

Tinggalkan komentar