KULON PROGO – Sebuah warung kelontong milik JR (53) di Padukuhan Bulu, Kalurahan Wahyuharjo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, ludes dilalap api, Selasa (16/6/2026). Diduga api berasal dari korsleting listrik yang menyambar bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di dalam warung.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Insiden ini diperkirakan terjadi sekira pukul 04.30 WIB.
“Benar, telah terjadi kebakaran satu unit warung kelontong Wahyuharjo,” ujar Iptu Sarjoko.
Artikel Terkait
Kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang melihat kobaran api sudah membesar dan membubung tinggi di atas genting warung. Saksi kemudian menghubungi warga lain dan berteriak meminta bantuan.
Warga setempat segera bergotong-royong mencoba memadamkan api seadanya dan langsung menghubungi pemilik warung. Tak berselang lama, armada Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi untuk melakukan lokalisir dan pemadaman total agar api tidak merembet ke bangunan lain.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, warung kelontong tersebut menjual berbagai kebutuhan pokok, rokok, tabung gas LPG 3 kg, serta BBM jenis Pertalite yang disimpan dalam jerigen.
“Dugaan awal kebakaran dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Percikan api kemudian menyambar jerigen berisi Pertalite dan tabung gas elpiji yang ada di dalam warung, sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya,” jelas Iptu Sarjoko.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemilik usaha, untuk selalu mengecek kelaikan instalasi listrik secara berkala guna mengantisipasi kejadian serupa.



















