KULON PROGO – Ririn Dwi Nurtyani (17) warga Terbah, Kecamatan Wates, Kulon Progo, diterima di Program Studi S1 Ilmu dan Industri Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Anak buruh serabutan ini mendapatkan fasilitas Beasiswa Pendidikan Unggul Bersubsidi 100 persen, bebas dari biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT).
“Senang sekali karena tidak membayar UKT sepeser pun, sehingga alokasi dana bisa digunakan untuk pemenuhan kebutuhan hidup lainnya,” ujar Ririn, Rabu (17/6/2026).
Meski awalnya sempat terkendala izin dari sang ayah, Sutiono (50), yang bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tidak pasti, Ririn mampu membuktikan kapasitasnya. Sedangkan ibunya Nur (47), menyebutkan bahwa Ririn merupakan anak yang berprestasi sejak dini dan pernah membawa tim marching band SMAN 1 Wates menjuarai kompetisi tingkat Provinsi DIY.
Artikel Terkait
Pilihan Ririn jatuh pada Jurusan Ilmu dan Industri Peternakan bukan tanpa alasan. Sehari-hari, ia memang gemar membantu orang tuanya merawat ayam, bebek, dan burung di rumah. Hobi sederhana inilah yang memantik mimpinya untuk menjadi ahli di industri peternakan masa depan.
“Saya menyukai hewan, terutama hewan ternak seperti ayam, bebek, dan sapi. Dari situ muncul minat besar untuk mengembangkan dunia peternakan di kemudian hari,” imbuhnya.
“Mudah-mudahan besok Ririn bisa bersekolah lebih tinggi daripada orang tuanya. Bisa mengangkat derajat orang tua agar kehidupan kami ke depan jauh lebih baik,” harap Nur



















