14 Remaja Terpapar HIV/AIDS, Dinkes Bentengi Sekolah Lewat Edukasi Radikal

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Wabup mengunjungi SMP N 1 lnedah untuk mengedukasi remaja bahaya HIV dan AIDS. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Belasan remaja di Kabupaten Kulon Progo telah terinfeksi HIV akibat pergaulan bebas. Untuk mencegah kasus meningkat, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) bersama lintas dinas memutuskan turun gunung ke sekolah-sekolah untuk memotong mata rantai penularan.

Langkah taktis ini diwujudkan dalam bentuk penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di SMP Negeri 1 Lendah pada Kamis (18/6/2026). Agenda ini menggalang kolaborasi tangguh antara Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), hingga Yayasan Victory Plus (LSM peduli HIV di DIY).

Data terbaru menunjukkan ada akumulasi HIV/AIDS di Kulon Progo mencapai 513 Kasus. Setidaknya ada 11 kasus baru dalam rentang Januari sampai Maret 2026, dan satu di antaranya meninggal. Selain itu ada 14 kasus remaja yang tersebar di berbagai kapanewon.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kulon Progo, Rina Nuryati, mengungkapkan keprihatinan mendalam karena mayoritas kasus pada remaja ini adalah kasus baru yang dipicu oleh perilaku seksual berisiko, bukan karena faktor bawaan lahir atau keturunan.

“Yang remaja ini yang kita temukan ini kasus baru, dia berasal dari perilakunya yang berisiko, yaitu penularan seksual,” jelas Rina.

Dinkes dan KPA menerapkan strategi dari hulu ke hilir. Mulai dari edukasi promotif-preventif, skrining tahunan pada kelompok berisiko, hingga tata laksana terapi medis di faskes bagi yang telah terdeteksi.

Wakil Bupati sekaligus Ketua KPA Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengingatkan bahwa fase remaja adalah masa di mana rasa ingin tahu sedang memuncak, namun sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan.

“Kasus HIV pada remaja tidak dapat dipandang hanya sebagai persoalan kesehatan semata. Permasalahan ini memiliki dimensi yang luas, meliputi aspek pendidikan, sosial, keluarga, budaya, hingga lingkungan pergaulan. Karena itulah, penyelesaiannya memerlukan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif,” ujar Ambar.

Ambar menekankan pentingnya menjadikan sekolah dan keluarga sebagai benteng utama. Selain memberikan informasi ilmiah yang benar untuk melindungi diri, edukasi ini penting untuk mengikis mitos dan stigma negatif terhadap ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) yang selama ini kerap menghambat penanganan.

Agung berharap ada penguatan kapasitas guru, materi edukasi yang lebih ramah remaja, serta mendorong para siswa untuk aktif bergerak sebagai pelopor bagi teman sebayanya.

“Remaja harus menjadi subjek sekaligus mitra dalam upaya pencegahan HIV,” pungkas Ambar.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Aturan Desil BPS: Jangan Sampai Anak Bangsa Putus Kuliah

KULON PROGO – Komisi X DPR RI mendesak pemerintah segera mengevaluasi skema pendesilan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai syarat mutlak ...

Ekbis

Inovasi Mahasiswa UGM Ciptakan ‘Intoco’, Mesin Pengolah Cokelat Canggih Penyelamat UMKM Kulonprogo

KULONPROGO – Langkah nyata akademisi dalam mendukung UMKM lokal kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui Program Kreativitas ...

News

Ratusan Kambing Ras Kaligesing Terbaik se-Indonesia Meriahkan Piala Raja #1 di Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 300 peternak dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Kontes Ternak Kambing Ras Kaligesing Tingkat Nasional Piala ...

News

Jadi Pembina Upacara Bendera di SMPN 2 Galur, Wabup Motivasi Siswa Rajin Belajar

KULON PROGO – Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menekankan pentingnya pembentukan karakter, etika, dan integritas bagi para pelajar sejak ...

Ekbis

Luncurkan PRAMANA, Kulon Progo Siap Benahi Data Kemiskinan

KULON PROGO = Pemerintah Kabupaten Kulon Progo meluncurkan inovasi sistematis bernama PRAMANA (PRiksa lan pilah datA warga Miskin kAnthi NyatA) ...

News

Menoreh Art Festival dan Peluncuran Logo Resmi Warnai Kick Off Hari Jadi ke-75 Kulon Progo

KULON PROGO – Lautan manusia memadati Alun-Alun Wates pada Sabtu (12/9/2026) malam, saat Kick Off pembukaan rangkaian peringatan Hari Jadi ...

Tinggalkan komentar