KULON PROGO – Penguatan ekonomi kerakyatan berbasis produk lokal di Kabupaten Kulon Progo mendapat angin segar. Bertepatan dengan puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 dan Hari UMKM ke-11, Pemkab Kulon Progo resmi meluncurkan Coffee Shop Kopi Roro sekaligus menyerahkan 5 unit armada kopi mobile “Kopi Roro” (Roda Loro) di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sogan, Jumat (24/7/2026).
Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang didukung oleh Dana Keistimewaan (Danais) DIY melalui Paniradya Kaistimewan. Penyerahan armada tersebut bertujuan untuk mendorong digitalisasi, profesionalisme, serta ekspansi pemasaran biji kopi khas Menoreh agar mampu bersaing di pasar nasional hingga global.
Asisten Daerah 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kulon Progo, Agung Kurniawan, menegaskan pentingnya transformasi tata kelola koperasi agar lebih modern dan berorientasi pada sektor riil. Menurutnya, sudah saatnya pelaku usaha berubah dari budaya pengusaha takdir menjadi pengusaha tajir melalui nilai tambah, profesionalisme, dan pendampingan intensif dari hulu ke hilir, mulai dari legalitas hingga sertifikasi halal.
Artikel Terkait
Sementara itu, Paniradya Pati Kaistimewan DIY, Kurniawan, menjelaskan bahwa alokasi Danais berperan sebagai katalisator untuk memicu kemandirian ekonomi lokal. Pemerintah hadir memberikan stimulan agar UMKM dan koperasi lebih adaptif, mandiri, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan teknologi serta dinamika pasar.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kulon Progo, Iffah Mufidati, menambahkan bahwa penyerahan 5 unit armada tahun ini melengkapi 2 unit yang telah diluncurkan sebelumnya. Kehadiran armada dan coffee shop ini menjadi bentuk sinergi nyata antara UMKM dengan Koperasi Desa Merah Putih, sekaligus memanfaatkan gedung PLUT Sogan sebagai pusat layanan inklusif dan integrasi ke platform digital Sibakul DIY.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ketua DPRD Kulon Progo, Aris Syarifuddin, yang berkomitmen mengawal regulasi serta anggaran demi kemajuan ekonomi kerakyatan. Peluncuran ini pun ditutup dengan rasa syukur dari para penerima manfaat yang siap memajukan potensi kopi lokal Kulon Progo.



















