Kejar Target Wajib Halal Oktober 2026, Kulon Progo Gerakkan Pasar Tradisional

Sayoto Ashwan

petugas melakukan sosialisasi halal kepada pedagang pasar tradisional yang ada di Kulon Progo. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Menjelang batas akhir kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026, Kabupaten Kulon Progo langsung tancap gas. Melalui aksi jemput bola yang masif, Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) bersama Pendamping Proses Produk Halal (P3H) menyerbu tiga pasar tradisional, Pasar Wates, Pasar Sentolo Lama, dan Pasar Nanggulan pada Kamis (4/6/2026).

Aksi serentak yang menyasar jantung ekonomi rakyat ini bukan sekadar sosialisasi biasa. Gerakan di Kulon Progo ini merupakan bagian dari aksi nasional di 1.621 titik seluruh Indonesia yang berhasil memecahkan Rekor Dunia Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Sosialisasi Wajib Halal secara Serentak di Lokasi Terbanyak.

“Sosialisasi langsung ke pasar tradisional ini sangat penting untuk menyisir pelaku usaha mikro dan kecil secara on the spot. Kami ingin memastikan pedagang mendapat informasi jelas dan pendampingan langsung,” ujar Pengawas JPH wilayah Kulon Progo, Balqis Bahiya.

Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kulon Progo, Saeful Hadi memuji dedikasi para petugas yang sudah bergerak sejak pagi buta demi mengamankan kepatuhan halal para pelaku usaha lokal.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari sinergi matang bersama Dinas Perdagangan Kulon Progo dan P3H dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Setelah menyisir pasar, tim langsung bergabung secara virtual dalam acara Kick Off Wajib Halal Oktober 2026 melalui kanal YouTube Halal Indonesia TV.

Bagi UMKM Kulon Progo yang ingin menyusul, Kankemenag telah membuka layanan konsultasi tatap muka di Mal Pelayanan Publik (MPP) serta informasi melalui media sosial.

Rekomendasi Untuk Anda

Tokoh

Dokter UMY Bambang Edi Susyanto: Zero Dome Jadi Ancaman Penyakit Mematikan bagi Anak

YOGYAKARTA – Kementerian Kesehatan tahun 2025, mencatat sekitar 2,3 juta anak di Indonesia belum menyentuh imunisasi dasar sama sekali. Angka ...

Ekbis

Panen! PT KAI Daop 6 Yogyakarta Catat 1,2 Juta Penumpang selama Mei

YOGYAKARTA – Libur panjang alias long weekend sepanjang Mei 2026 kemarin tampaknya sukses bikin stasiun-stasiun di wilayah Daop 6 Yogyakarta ...

News

Jajanan Alwa Belum Ada Sertifikasi Halal, Mahasiswa UNY Sambangi Kemenag Kulon Progo

KULON PROGO – Keberadaan label halal pada jajanan di Alun-Alun Wates (Alwa) memantik daya kritis generasi muda. Sekelompok mahasiswa Administrasi ...

News

Pemancing Tewas Tercebur di Sungai Progo

BANTUL – Seorang pemancing di Sungai Progo tepatnya di Dusun Singgelo, Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul ditemukan tewas tenggelam, Minggu ...

News

Cetak Entrepreneur Muda, Inkubasi Bisnis Saka Wirausaha DIY 2026 Resmi Dimulai

YOGYAKARTA – Program Inkubasi Bisnis Saka Wirausaha kembali digelar pada tahun 2026 ini. Program ini untuk memperkuat taji wirausaha di ...

News

Lansia Dorong Angkong Tewas Ditabrak Motor di Jalur Pantai Glagah

KULON PROGO – Satlantas Polres Kulon Progo tengah menyelidiki kasus kecelakaan maut yang menewaskan seorang pejalan kaki lansia di selatan ...

Tinggalkan komentar