KULON PROGO – Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Kulon Progo ramai dikunjungi wisatawan selama liburan Isra Miraj dan Imlek 2025. Kepala Dinas Pariwisata Joko Mursito meminta kepada pelaku wisata untuk menerapkan tarif dan harga yang wajar.
“Jangan nuthuk, harganya harus sesuai standar,” kata Joko, Selasa (28/1/2025).
Joko mengaku Dinas Pariwisata tidak ada persiapan khusus dalam libur panjang ini. Berbeda dengan Natal dan tahun baru atau libur Idul Fitri yang disiapkan pentas seni dan budaya.
Artikel Terkait
“Kondisinya berbeda dengan libur Idul Fitri atau libur Natal dan Tahun Baru,” kata Joko.
Meskipun tidak ada persiapan, dinas tetap melakukan koordinasi dengan sejumlah pelaku wisata di destinasi wisata. Bgeitu juga dengan sejumlah pengelola desa wisata.
“Dinas tetap memantau dan berkoordinasi dengan pengelola destinasi wisata,”katanya.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo, Aris Widiatmoko mengatakan, mereka menyiagakan sejumlah personel di sepanjang Pantai Glagah. Apalagi sejak Minggu (26/1/2025) terjadi lonjakan jumlah wisatawan.
“Kami fokus pada pengamanan wisatawan, agar tidak mandi di laut karena berbahaya,” katanya.
Tim SAR sudah memasang sejumlah rambu peringatan di beberapa lokasi rawan. Kondisi gelombang yang tenang kerap membuat wisatawan terlena dan bermain air.