YOGYAKARTA – Pesona Perbukitan Menoreh kian dilirik mata dunia. Melalui Forum Investasi Kawasan Borobudur yang berlangsung di Yogyakarta, Kamis (13/8/2026), Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) resmi membuka pintu kolaborasi besar untuk menyulap kawasan Borobudur Highland menjadi pusat resor eksklusif dan wisata kebugaran (wellness tourism).
Pertemuan bergengsi ini meleburkan batas administratif antara Jawa Tengah dan DIY, dengan menghadirkan Kementerian Pariwisata, Pemprov Jateng, Pemprov DIY, serta tiga pilar kabupaten penyangga seperti Magelang, Purworejo, dan Kulon Progo. Keseriusan menembus panggung global pun kian nyata dengan hadirnya investor internasional ternama, Warwick Hotels and Resorts (PT Spinindo Mitradaya).
Plt Direktur Utama BPOB, Yusuf, memandang kawasan Borobudur sebagai satu kesatuan ekosistem yang utuh. Lewat konsep keberlanjutan dan kebugaran, target utamanya adalah memperpanjang waktu singgah wisatawan dan mendongkrak perekonomian kawasan.
Artikel Terkait
Kunci akselerasi ini, menurut Yusuf, terletak pada kemudahan izin, integrasi infrastruktur, dan promosi bersama. Namun di atas segalanya, masyarakat lokal tetap menjadi pusat perhatian. Lewat pelatihan vokasi yang matang, BPOB bertekad memastikan bahwa geliat investasi bernilai miliaran rupiah ini benar-benar berdampak langsung ke kantong warga di seluruh daerah penyangga.



















