Pekan Kebudayaan Daerah, Pemkab Kulon Progo Komitment Kembangkat Bakat Anak

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Sejumlah pengunjung Pekan Budaya Daerah di TBK, Rabu (8/7/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kulon Progo 2026 resmi digelar di Taman Budaya Kulon Progo (TBK) mulai 7-11 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkembangkan kreativitas anak.

Kegiatan ini mengusung tema “Menyemai Benih Budaya, Menumbuhkan Talenta Muda”. Selain pertunjukan seni dan budaya, kegiatan yang didukung Dana Keistimewan ini juga dimeriahkan dengan stand UMKM. Setiap harinya ada beragam pertunjukkan seni hingga kegiatan edukasi untuk anak-anak dan masyarakat.

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko mengatakan, Pemkab berkomitmen penuh agar anak-anak yang memiliki potensi dan bakat luar biasa ini tidak kehilangan wadah untuk berkembang.

“Jangan sampai anak yang mempunyai potensi, harapan, kepandaian, dan keterampilan ini tidak ada wadahnya. Maka di tingkat kabupaten, kami fasilitasi lewat Taman Budaya Kulon Progo ini agar bisa dimanfaatkan,” ujar Ambar Purwoko usai mmebuka kegiatan, Selasa (7/7/2026).

Ambar menyampaikan rencana strategis ke depan untuk menghidupkan ruang-ruang apresiasi di tingkat yang lebih dekat dengan masyarakat. Mulai dari kalurahan hingga kapanewon dengan menggelar event berkala.

Keberhasilan pelestarian budaya dan pengembangan bakat anak tidak dapat dilakukan secara sektoral. Dinas Kundha Kabudayan harus terus bersinergi dengan instansi lain, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata.

“Hari ini saya melihat kolaborasi yang sangat baik antara Kundha Kabudayan dengan Dinas Pendidikan, di mana anak-anak sekolah langsung dilibatkan. Kita tidak bisa berjalan sendiri,” pungkas Ambar.

Keterlibatan generasi muda dan pelajar memang menjadi napas utama PKD 2026. Sepanjang lima hari pelaksanaan, agenda Pementasan Karawitan Pelajar konsisten mengisi panggung utama setiap pukul 13.00 WIB. Selain talkshow parenting di hari pertama, PKD 2026 juga menyajikan berbagai rangkaian acara menarik lainnya.

Pemkab Kulon Progo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir, mengapresiasi karya lokal melalui stan UMKM, serta aktif bergerak bersama demi mencetak generasi muda Kulon Progo yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing tinggi.

Konsultan Psikologi dan Pendidikan, Fitria Rahayuning Lestari, menekankan pentingnya kepekaan orang tua dalam menghadapi masa emas anak usia 0–5 tahun. Banyak orang tua yang kerap keliru fokus dengan hanya melihat hasil akhir, bukan proses tumbuh kembang anak.

“Bakat seni anak dapat diidentifikasi melalui konsistensi motivasi intrinsik keinginan kuat yang muncul dari dalam diri anak itu sendiri, bukan karena paksaan eksternal,” katanya.

Orang tua harus memberikan ruang bagi anak untuk berkembang sesuai karakter uniknya serta menjadi rumah terbaik yang mengutamakan kondisi emosional anak di atas sekadar nilai akademis.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Bakar Sampah, Kandang Puyuh di Pengasih Hangus Terbakar

KULON PROGO – Sebuah kandang burung puyuh di Padukuhan Kedungtangkil, Kelurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih, terbakar Minggu (6/9/2026). Api berasal dari ...

News

Bimtek Jagabaya Kulon Progo, Keterwakilan Peserta Perempuan Jadi Sorotan

KULON PROGO – Sebanyak 87 Jagabaya dari seluruh kalurahan di Kabupaten Kulon Progo mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pamong Kalurahan 2026 ...

Pariwisata

Isi Celah Oleh-Oleh Khas Pantai Mlarangan Asri, Olahan Kelapa Binaan UMBY Ludes dalam 3 Jam

KULON PROGO – Ketiadaan cinderamata khas di kawasan destinasi wisata Pantai Mlarangan Asri, Kulon Progo, membuka peluang pasar baru bagi ...

Pariwisata

Tersisa 2,47 Km, Jalur Strategis Plono–Nglinggo Menuju Borobudur Dikebut

KULON PROGO – Proyek pembangunan jalur wisata dan ekonomi Plono–Nglinggo di Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, masih menyisakan pekerjaan fisik sepanjang ...

News

Akses Pendidikan Bagus, Kulon Progo Bawa Pulang Apresiasi Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

BALI – Kinerja Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam memeratakan fasilitas belajar dan mutu pengajar, diganjar dana apresiasi senilai Rp1,5 miliar. ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Kulon Progo Gandeng UST Salurkan 300 Beasiswa dan Dampingi UMKM

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berkolaborasi dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menyiapkan kuota 300 beasiswa dan program ...

Tinggalkan komentar