Peringati Hari Jadi ke-73, DPRD Kulon Progo Bedah Rumah Tidak Layak Huni

Sayoto Ashwan

DPRD Kulon Progo bekerja sama dengan Baznas melaksanakan bedah rumah tidak layak huni dalam rangkaian Hari Jadi DPRD Kulon Progo ke-73. (Foto: istimewa)

KULON PROGO – DPRD Kulon Progo bersama dengan BAZNAS melaksanakan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga Kapanewon Pengasih dan Sentolo, Kamis (15/1/2026). Program bedah rumah ini menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-73 DPRD Kabupaten Kulon Progo.

Wakil Ketua II DPRD Kulon Progo, Suharto, mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi DPRD ke-73 dirancang sebagai bentuk komitmen 40 anggota dewan untuk lebih dekat dengan masyarakat. Setiap turun ke lapangan, mereka menyerap langsung aspirasi warga, mulai dari jalan rusak, rumah tidak layak huni, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Kami sadar tidak bisa bekerja sendiri, maka kebersamaan dengan Pemkab, BAZNAS, dan instansi lain menjadi kunci,” kata Suharto.

Bedah rumah ini hanyalah salah satu dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak 8 Januari 2026. DPRD Kulon Progo juga melaksanakan anjangsana ke pondok pesantren dan yayasan yatim piatu, penanaman pohon dan pemberian bantuan kepada kelompok UMKM, kelompok tani, dan KWT.

“Kami ingin aspirasi masyarakat tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh penguatan ekonomi dan keterampilan di masing-masing daerah pemilihan,” tegasnya.

Sementara itu, Sutinah, salah satu penerima bantuan RTLH, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan. Dia tidak menyangka rumahnya bisa diperbaiki.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli. Ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Kulon Progo, Triyono, mengatakan, kegiatan bedah rumah menjadi perwujudan langsung dari tema Hari Jadi DPRD tahun ini, “Tingkatkan Pengabdian, Bangun Kebersamaan, Wujudkan Aspirasi.”

Keberhasilan program RTLH tidak lepas dari kolaborasi erat antara eksekutif, legislatif, dan BAZNAS. Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada BAZNAS Kulon Progo yang dinilainya memiliki kinerja sangat baik dalam pengelolaan zakat.

“Meskipun jumlah ASN di Kulon Progo relatif kecil, pengumpulan zakat kita justru yang terbesar di DIY,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Sensus Ekonomi 2026, BPS Terjunkan 637 Petugas untuk Potret Ekonomi Kulon Progo

KULON PROGO – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang berlangsung mulai 15 Juni hingga ...

News

Prof Maman Abdurrahman Wafat, Haedar Nashir: Almarhum Aktif Berjuang Memajukan Islam

YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prof Maman Abdurahman yang merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan ...

Tokoh

Gubernur DIY Sri Sultan: Terapkan Pengawasan Ganda Pengelolaan Keuangan

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda DIY) akan memperketat benteng transparansi anggaran di era digital. Nantinya akan aditerapkan standar pengawasan ganda ...

News

Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kulon Progo Gelar Sarasehan bersama Kader dan Gen Z

KULON PROGO – DPC PDI Perjuangan Kulon Progo menggelar sarasehan dan doa bersama dalam rangka Bulan Bung Karno di kantor ...

News

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kulon Progo Gelar Aksi Donor Darah Kemanusiaan

KULON PROGO – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo menggelar aksi kemanusiaan donor darah di Aula Bhara ...

News

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Ringkus Penjual Miras Ilegal di Bantul

BANTUL – Polres Bantul berhasil membongkar praktik penjualan minuman keras (miras) secara illegal. Kasus ini terbongkar setelah anggota polisi menyamar ...

Tinggalkan komentar