Sinergi Kemenag Kulon Progo-LAZ Al Azhar Sukseskan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Sayoto Ashwan

sejumlah pelaku UMKM di Kulonprogo mengikuti pelatihan yang digelar Kemenag Kulonprogo bersama LAZ Al Azhar, Rabu (18

KULON PROGO – Kantor Kementerian Agama Kulon Progo bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat Al Azhar membina 10 UMKM penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) di Kapanewon Girimulyo, Senin (16/06/2025). Program ini telah memasuki tahun kedua yang diharapkan pelaku UMKM bisa sukses.

Penyelenggara Zakat dan wakaf Kankemenag Kulon Progo, Haris Widiyanto, program PEU cukup sukses dan berdampak bagi penerima manfaat. Mereka akan mengembangkan para pelaku UMKM penerima manfaat.

”Kegiatan PEU ini merupakan kepanjangan dari Program Asta Cita yang digagas oleh Presiden Prabowo yang dibreakdown dalam Asta Protas Kementerian RI dalam bidang Keagamaan yang berdampak dan Pemberdayaan Ekonomi Umat,” katanya.

Anggaran yang diberikan untuk membantu UMKM bersumber dari dana amanah umat. Untuk itulah program ini harus sukses.

”Semoga program ini berjalan lancar dan memberikan dampak peningkatan perekonomian masyarakat secara signifikan,” kata Hariz.

Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi dari UMKM setempat, sehingga tingkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat naik.

Ketua Tim Zakat Wakaf Kanwil Kemenag DIY, Ujang Sihabudin, mengatakan, ada lima hal pokok dalam pengembangan usaha, di antaranya komitmen dan kesungguhan menjalankan usaha, belajar terus menerus, teliti dan telaten dalam mengelola usaha. Selain itu juga harus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan konsumen dan para pihak terkait serta memperbaiki administrasi usaha dan memperkuat publikasi.

”Pelaku usaha harus memiliki mental baja dan membangun mental kaya, sehingga kedepan dapat ikut serta mengangkat UMKM yang lainya agar berprogres juga menjadi besar,” imbuhnya.

Perwakilan LAZ Al Azhar, Mokhlas Madani mengatakan, sinergitas ini sangat tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembinaan usaha UMKM.

”Kami sudah melakukan evaluasi dan penilaian penerima manfaat PEU, dan kami memandang bahwa kami harus hadir untuk terus mendukung mereka,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Olahraga

Kejurkab Voli Kulon Progo Dimulai, Ajang Seleksi Menuju Porda 2027

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo resmi membuka kejuaraan kabupaten (kejurkab) Bola Voli antar-kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo di Jati ...

News

Menteri KPK Wihaji Suport Kader TPK Kulon Progo, Titipkan Tugas Baru Kawal MBG

KULON PROGO – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KPK) RI sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji turun langsung ke lapangan untuk memperkuat ...

News

Polda DIY Bagikan Biaya Living Cost bagi 306 Mahasiswa Sumatera di Jogja

YOGYAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) DIY membagikan bantuan biaya hidup (living cost) kepada 306 mahasiswa asal Sumatera yang tengah menempuh ...

Tokoh

Kepala DPMPTSP Sarji: Komitmen Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

KULON PROGO – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kulon Progo Sarji berkomitmen untuk memacu ...

News

Juru Foto Candi Borobudur-Prambanan Dibekali Layanan Prima

YOGYAKARTA – Fotografer wisata di kawasan candi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko tidak hanya sekadar mahir menekan tombol rana kamera. ...

News

Lurah Garongan Kulonprogo Resmi Jadi Tersangka Korupsi Pungli

KULONPROGO – Satreskrim Polres Kulonprogo menaikkan status Lurah Garongan, Ngadiman dari saksi menjadi tersangka. Dengan status ini, posisi lurah akan ...

Tinggalkan komentar