KULON PROGO – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menghadiri acara Syawalan Trah Ki Suro Ikromo yang digelar di Klepu, Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kulon Progo, Senin (23/3/2026). Momentum ini menjadi ajang pulang kampung bagi Hasto yang lahir dan dibesarkan di sekitar Waduk Sermo.
Meskipun berakar di Kokap, anggota keluarga besar ini kini telah tersebar ke berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Riau, Jakarta, Semarang, hingga beberapa kota di Kalimantan dan Sulawesi.
Hasto menjelaskan bahwa silsilah keluarganya berasal dari mendiang kakeknya yang memiliki tujuh orang anak. Orang tua Hasto sendiri merupakan anak keenam dari Mbah Bauredjo, sementara Hasto adalah putra kedelapan.
“Pertemuan seperti ini sangat penting untuk mempererat tali persaudaraan dan saling mengenal antargenerasi. Terutama bagi anak cucu yang mungkin sudah jarang bertemu karena faktor jarak,” ujar Hasto.
Artikel Terkait
Lebih lanjut, Hasto menekankan tiga makna utama dalam tradisi syawalan trah ini. Pertemuan ini menjadi wadah bagi anggota keluarga untuk saling membantu, misalnya bagi saudara yang ingin menempuh pendidikan di Yogyakarta atau mencari peluang kerja di luar daerah.
Selain itu juga menjadi sarana untuk saling menasihati dalam hal religiusitas serta berbagi kisah sukses (success story) dari berbagai latar belakang profesi anggota keluarga.
“Syawalan ini bisa untuk melakukan klarifikasi jika terdapat kesalahpahaman atau rasa tidak nyaman di antara anggota keluarga guna membangun ukhuwah yang kuat,” ujarnya.
Melalui pertemuan rutin ini, Trah Ki Suro Ikromo diharapkan dapat terus menjaga kelestarian silsilah keluarga dan memperkokoh kerukunan antaranggota meski terpisah jarak geografis.



















