KULON PROGO – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kulon Progo harus siap memasuki babak baru dalam transformasi digital dan penguatan daya saing. UMKM harus mampu naik kelas.
“Forum ini bukan sekadar organisasi formal, melainkan motor penggerak inovasi. UMKM harus bisa naik kelas,” kata bupati saat mengukuhkan pengurus Forum Komunikasi UMKM Masa Bakti 2026–2029 di Aula Adikarta, Jumat (10/04/2026).
Struktur kepengurusan kali ini tidak hanya melibatkan praktisi usaha sukses dari 12 kapanewon. Namun juga menggandeng akademisi akademisi dari UGM, UNY, dan IKIP PGRI.
Artikel Terkait
“Amanah ini berat. Forum ini harus menjadi ruang inklusif yang merangkul semua pelaku usaha tanpa terkecuali agar UMKM kita benar-benar bisa naik kelas,” ujar Agung.
Ketua terpilih, Radiya Santoso, langsung mencanangkan tiga fokus utama, yakni akselerasi digitalisasi, peningkatan kualitas produk standar nasional, dan penghapusan sekat persaingan antar-pelaku usaha melalui semangat gotong royong.



















