KULON PROGO – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto yang akrab disapa Titiek Soeharto meresmikan Kampung Lele Asap Jati di Padukuhan Jati, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Rabu (5/5/2026). Ikon kuliner baru Kulon Progo ini menjadi langkah strategis memperkuat hilirisasi produk perikanan lokal untuk menembus pasar nasional.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, Drajat Purbadi, mengatakan, di wilayah ini memiliki 32 pengolah aktif dengan kapasitas produksi mencapai 450 kg per hari. Uniknya, 80 persen hasil produksi saat ini terserap oleh pasar Bantul
“Kami sedang mendaftarkan Indikasi Geografis (IG) ke kementerian agar Lele Asap Jati memiliki hak kekayaan intelektual dan sah menjadi ikon khas daerah kita,” ujar Drajat.
Artikel Terkait
Sementara itu, Titiek Soeharto mendorong warga untuk tidak hanya fokus pada panen, tetapi juga pengolahan guna meningkatkan nilai tambah ekonomi. Ia menegaskan dukungan pemerintah pusat melalui program pemberdayaan seperti bioflok dan bantuan alat mesin untuk memperkuat ketahanan pangan desa.
“Jangan berhenti di produksi saja, harus berani naik kelas,” kata politisi Partai Gerindra ini.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mmenyatakan pemerintah daerah akan mengintegrasikan kampung ini ke dalam paket wisata yang menghubungkan Pantai Trisik dan Jembatan Kabanaran guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat Galur.



















