Kejari Kulon Progo Musnahkan Ribuan Barang Bukti Kasus Pidana

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Kejari Kulon Progo memusnahkan ribuan barang bukti yang sudah berkekuatan hukum tetap, di halaman kantor, Senin (31/8/2026) (foto: istimewa)

KULON PROGO – Kejaksanaan Negeri Kulon Progo memusnahkan sejumlah barang bukti kasus pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Pemusnahan dilakukan secara transparan dihadapan bupati, kapolres, Dandim dan beberapa tamu undangan di halaman Kajari Kulon Progo, Senin (31/8/2026).

Kepala Kejari Kulon Progo, Putri Ayu Wulandari, menegaskan bahwa kegiatan pemusnahan ini merupakan bagian terpenting dari penyelesaian seluruh rangkaian proses penanganan perkara pidana.

Hal ini merupakan amanat undang-undang untuk memastikan bahwa fungsi eksekutor kejaksaan berjalan tuntas.

“Kami ingin menegaskan kepada publik bahwa seluruh barang bukti dari perkara yang telah inkrah dikelola secara profesional, akuntabel, dan berintegritas tanpa ada yang disalahgunakan,” tegas Putri Ayu.

Secara rincian, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 34 perkara yang terdiri atas 4 perkara tindak pidana narkotika dan zat adiktif, 19 perkara tindak pidana umum lainnya, 9 perkara keamanan negara dan ketertiban umum (Kamnektibum), serta 2 perkara tindak pidana orang dan harta benda (Orarda).

Barang bukti yang dimusnahkan ini terdiri atas 34 perkara yang sudah inkrah. Mulai dari sabu-sabu seberat 214,93 gram dan 5,20 gram, ribuan butir obat psikotropika, puluhan botol minuman keras, senjata tajam, belasan alat komunikasi, hingga benih lobster hasil penindakan.

Pemusnahan barang bukti ini dilakukan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 Pasal 30 ayat 1 huruf B, yang menegaskan kewenangan kejaksaan sebagai pelaksana eksekusi putusan pengadilan.

“Pemusnahan ini merupakan salah satu upaya memastikan tata kelola barang rampasan eksekusi berjalan dengan profesional, akuntabel, dan berintegritas tinggi,” kata

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas transparansi serta keterbukaan informasi yang ditunjukkan oleh jajaran Kejari Kulon Progo kepada publik.

“Kepastian dan transparansi penegakan hukum seperti ini adalah syarat utama untuk menciptakan iklim daerah yang kondusif dan aman. Ketika kepastian hukum terjaga, rasa aman di tengah masyarakat akan meningkat, yang pada akhirnya menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta investasi di Kulon Progo,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar