KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyambut kepulangan 383 jamaah haji asal Kulon Progo dalam acara Mangayubagyo Jamaah Haji 1447 H di Aula Adhikarta, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Senin (13/7/2026). Momentum ini sekaligus menjadi ajang evaluasi untuk kesiapan peningkatan layanan haji menyusul rencana lonjakan kuota pada tahun 2027.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kulon Progo Mulyono mengatakan, total 384 jamaah Kulon Progo yang diberangkatkan. Sebanyak 383 jamaah berhasil kembali ke tanah air dengan selamat melalui Yogyakarta International Airport (YIA).
“Satu jamaah atas nama Ngadikin dari Kapanewon Temon dilaporkan wafat di Arab Saudi,” ujar Mulyono.
Artikel Terkait
Mulyono juga mengapresiasi dukungan Pemkab Kulon Progo dan instansi terkait atas suksesnya inovasi layanan haji berbasis hotel di YIA, yang berhasil meraih penghargaan sebagai Top Inovasi Layanan Haji Modern. Pada tahun ini, Embarkasi YIA telah melayani sekitar 9.320 jamaah.
Menatap musim haji tahun 2027, Mulyono mengungkapkan tantangan besar yang akan dihadapi Kulon Progo. Kuota jamaah yang diberangkatkan melalui YIA diproyeksikan melonjak signifikan.
“Untuk tahun 2027, Bapak Menteri telah menyampaikan akan ada penambahan menjadi sekitar 15.000 jamaah,” katanya.
Lonjakan ini berpotensi meningkatkan pendapatan daerah serta menghidupkan sektor UMKM lokal.
Sekretaris Daerah Kulon Progo, Triyono menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus harapan agar para jamaah mampu menjadi teladan di masyarakat.
“Kemabruran haji hendaknya tercermin melalui perilaku yang semakin baik, akhlak yang semakin mulia, serta semangat untuk terus menebarkan manfaat kepada sesama,” kata Triyono.
Pemkab Kulon Progo menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama guna meningkatkan kualitas pelayanan haji di masa mendatang, khususnya dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah embarkasi skala besar pada 2027.



















