Ponpes Darul Quran Kulon Progo Bangun Ruang Kelas Baru

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Wabup Ambar Purwoko melakukan peletakan batu pertama pembanguan ruang kelas di Ponpes Darul Quran, Pengasih, Minggu (12/7/2026) (Foto: istimewa)

KULON PROGO – Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Quran Imam Syafi’i membangun ruang helas baru, Minggu (12/7/2026). Ruangan kelas di Ponpes yang terletak di Tunjungan, Pengasih, Kulon Progo ini dirancang khusus untuk mendongkrak kenyamanan belajar ratusan santri yang datang dari berbagai pelosok Nusantara.

Peletakan batu pertama dilakukan Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko bersama Forkompimkap Pengasih, serta ratusan warga setempat yang antusias memberikan dukungan.

Wakil Bupati Ambar Purwoko menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung institusi pendidikan inklusif. Sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan merupakan kunci utama dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

“Ini salah satu ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa yang berakhlakul karimah. Mari bersama jalin persatuan agar kehadiran ponpes ini memberi manfaat yang luas,” ujar Ambar.

Pengasuh Ponpes Darul Quran Imam Syafi’i, Tohari bin Misroh, mengungkapkan bahwa penambahan ruang kelas serbaguna ini sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak seiring terus bertumbuhnya jumlah santri. Saat ini, ponpes tersebut mendidik sekitar 150 santri dan santriwati.

Pesantren ini menjadi miniatur keberagaman Indonesia. Para santri yang menimba ilmu di sini datang dari berbagai daerah, mulai dari Yogyakarta, Jawa Timur, Aceh, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Papua.

“Proses belajar membutuhkan kenyamanan fasilitas, dan itu yang terus kami usahakan,” kata Tohari.

Untuk menyatukan keberagaman latar belakang tersebut, Ponpes Darul Quran menerapkan kurikulum terpadu. Sistem ini menggabungkan pendidikan formal dengan porsi 60 persen penguatan hafalan Al Quran serta pengkajian kitab turats (kitab kuning).

“Tujuannya tidak hanya hafal Al Quran dan lulus sekolah formal, tetapi juga siap menjadi kader pemimpin bangsa di masa depan,” ujar Tohari.

Pembangunan fasilitas baru ini dinilai bukan sekadar perluasan infrastruktur fisik semata, melainkan wujud investasi jangka panjang yang strategis untuk mencetak generasi muda yang cerdas secara intelektual sekaligus luhur dalam berakhlak.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar