KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyalurkan bantuan total puluhan juta rupiah dalam kegiatan Safari Jumat di Masjid Al Falaah, Padukuhan Gupit, Kalurahan Karangsewu, Kapanewon Galur, Jumat (10/7/2026). Bantuan tersebut menyasar rehabilitasi tempat ibadah, penguatan modal usaha warga, hingga jaminan sosial bagi marbot masjid.
Secara rinci, bantuan yang diserahkan meliputi dana rehab rumah ibadah sebesar Rp15 juta dari APBD dan Rp4 juta dari Baznas. Selain itu, disalurkan pula bantuan modal usaha dan santunan hidup senilai Rp4,5 juta untuk sembilan pedagang kecil/kaum duafa, serta kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi dua marbot masjid.
Siti Aisyah, salah satu pedagang kecil penerima modal usaha, mengaku sangat terbantu. “Saya sangat senang sekali. Semoga bantuan dari Pemda Kulon Progo dan Baznas ini bisa membuat usaha saya lebih maju,” ungkapnya haru.
Artikel Terkait
Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, menekankan pentingnya sinergi antara ulama (pemimpin agama) dan umara (pemimpin pemerintah) demi mewujudkan daerah yang makmur dan damai. Ia juga mengapresiasi kerukunan warga Gupit yang mayoritas berprofesi sebagai petani.
“Ketika ulama menyiarkan nilai kebaikan sebagai landasan moral dan umara tulus memperjuangkan kesejahteraan warga, maka harmoni kehidupan yang adem ayem tentrem akan terwujud nyata,” ujar Ambar.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Falaah, Sukiman, mengungkapkan rasa bangganya atas kunjungan ini. Ia menceritakan sejarah unik masjid yang berdiri sejak 1971 tersebut, di mana struktur kayu utamanya berasal dari kayu jati yang ditemukan warga di Laut Selatan dan diangkut secara gotong royong. Nama “Al Falaah” yang berarti petani pun sengaja dipilih untuk merepresentasikan profesi mayoritas masyarakat setempat.
Agenda rutin ini turut dihadiri oleh jajaran Asisten Sekda, perwakilan Baznas, BPJS Ketenagakerjaan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkomkap) Galur.



















